DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat konsolidasi menjelang penjaringan pengurus ranting dan anak ranting. Proses seleksi ditargetkan melahirkan kader berintegritas melalui mekanisme demokratis serta memperkuat regenerasi dan keterwakilan perempuan.
TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menargetkan proses penjaringan pengurus ranting dan anak ranting mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas, militan, dan siap memperkuat organisasi hingga tingkat desa. Untuk itu, seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara demokratis sesuai mekanisme partai.
Komitmen tersebut mengemuka dalam konsolidasi yang digelar di Aula DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin (13/7/2026), dipimpin Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, dan dihadiri jajaran pengurus DPC serta Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Trenggalek.
“Dengan semangat kebersamaan, soliditas organisasi, dan komitmen untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas terus kita perkuat,” ujar Doding.
Menurutnya, penjaringan pengurus ranting dan anak ranting tidak hanya bertujuan mengisi struktur organisasi, tetapi juga menyiapkan kader-kader terbaik yang mampu memperbesar peran partai sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
Ia menegaskan proses seleksi harus berjalan secara terbuka dan demokratis agar menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas di tingkat akar rumput.

“Yang terpenting, penjaringan ini harus menghasilkan kader-kader terbaik demi membesarkan partai dan semakin mengokohkan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Trenggalek,” kata pria yang juga Ketua DPRD Trenggalek itu.
Dalam konsolidasi tersebut, DPC juga menegaskan komitmennya terhadap regenerasi dan keterwakilan perempuan. Kepengurusan ranting akan beranggotakan tujuh orang dengan kuota minimal tiga perempuan.
Selain itu, sedikitnya tiga pengurus berasal dari kalangan muda berusia maksimal 35 tahun, dengan satu di antaranya wajib perempuan dan menempati salah satu posisi Ketua, Sekretaris, atau Bendahara (KSB).
Sementara itu, kepengurusan anak ranting akan terdiri atas tiga orang, dengan ketentuan minimal satu perempuan dan satu kader berusia di bawah 35 tahun.
Sesuai jadwal, proses penjaringan calon pengurus ranting dan anak ranting akan berlangsung pada 15–19 Juli 2026, sedangkan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) dijadwalkan digelar 21–27 Juli 2026 di 14 kecamatan se-Kabupaten Trenggalek.
Melalui rangkaian konsolidasi tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek berharap organisasi semakin solid, regenerasi kepemimpinan berjalan baik, serta pengabdian kepada masyarakat dapat terus diperkuat hingga tingkat desa. (azz/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











