Sabtu
24 Oktober 2026 | 6 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Copot Lurah Tambak Wedi usai Dugaan Pungli Pedagang di Aset Pemkot

pdip jatim 260709 mutasi pejabat sby

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggeser Lurah Tambak Wedi menjadi kepala seksi setelah muncul dugaan pungutan liar terhadap pedagang di aset Pemkot. Langkah itu diambil sebagai bentuk evaluasi atas lemahnya pengawasan wilayah.

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjatuhkan sanksi kepada Lurah Tambak Wedi dengan menggeser jabatannya menjadi kepala seksi (kasi) menyusul dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap pedagang yang berjualan di aset milik Pemerintah Kota Surabaya. Sanksi tersebut diberikan sebagai bentuk evaluasi atas lemahnya pengawasan di wilayah.

Keputusan itu diumumkan bersamaan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 32 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya di Graha Sawunggaling, Kamis (9/7/2026).

Menurut Eri, seorang lurah tidak dapat beralasan tidak mengetahui adanya praktik pungli hanya karena pengelolaan lokasi diserahkan kepada paguyuban atau koperasi.

“Dia tidak tahu karena tidak pernah tanya langsung ke pedagang, tanyanya kepada paguyuban. Katanya aman, sering ngopi di tempat itu, tetapi tidak tahu kalau pedagang ditariki uang. Ini kan membingungkan. Ke mana hadirnya pemerintah terutama lurah daerah tersebut,” tegasnya.

Kasus dugaan pungli itu terjadi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran. Berdasarkan laporan yang diterima Pemkot Surabaya, sedikitnya empat hingga lima pedagang mengaku diminta membayar sejumlah uang agar dapat berjualan. Bahkan, ada pedagang yang akhirnya tidak dapat berjualan karena tidak sanggup memenuhi permintaan tersebut.

Meski terdapat perbedaan keterangan antara pihak yang diduga melakukan pungutan dengan para pedagang, Eri menegaskan proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menjelaskan, meski jabatan kepala seksi dan lurah berada pada jenjang eselon yang sama, pergeseran tersebut merupakan bentuk sanksi moral sekaligus evaluasi atas tanggung jawab pengawasan wilayah.

Menurut Eri, seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah harus aktif turun ke lapangan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

“Seorang pemimpin di garda terdepan harus bisa mengambil keputusan dan melindungi masyarakatnya. Jangan sampai hal seperti ini terulang kembali. Kita harus menjaga hak yang sama bagi seluruh warga di Kota Surabaya,” ujarnya.

Selain menjadi bagian dari evaluasi terhadap dugaan pungli, rotasi jabatan kali ini juga mempertimbangkan masa penugasan, kebutuhan penyegaran organisasi, serta efektivitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...