Jumat
09 Oktober 2026 | 6 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

IMG-20260709-WA0015

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian inflasi pangan melalui kemandirian ekonomi pesantren. Langkah strategis ini dinilai mampu menjadi pilar baru dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengokohkan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

​Mewakili Bupati Lamongan, Wabup Dirham membuka gelaran High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lamongan yang berfokus pada Program Kemandirian Ekonomi Pesantren. Acara yang digelar dalam rangka mendukung penuh Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) ini bertempat di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran.

​Dalam arahannya yang mencerahkan, Wabup Dirham menegaskan bahwa esensi ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara mengenai ketersediaan dan pemenuhan konsumsi masyarakat secara berkala. Lebih luas dari itu, instrumen ketahanan pangan memiliki andil krusial sebagai fondasi dalam memelihara stabilitas makro ekonomi, mengendalikan laju inflasi, serta menaikkan taraf kesejahteraan para petani di hulu.

​”Sinergi yang solid antar seluruh stakeholder adalah kunci utama untuk mewujudkan ekosistem pangan yang sehat, adil, dan tangguh di Lamongan. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan pasokan aman dan kesejahteraan semua pihak terjaga dengan baik,” ujar Wabup Dirham optimis.

​Menurut Dirham, keterlibatan aktif institusi seperti Bank Indonesia, kalangan pesantren atau akademisi, pemerintah daerah, hingga para pelaku usaha lokal diproyeksikan mampu mengurai sumbatan logistik.

“Kolaborasi ini didesain guna melahirkan sistem rantai pasok pangan (supply chain) yang jauh lebih efisien, transparan, dan terintegrasi,” katanya.

​Dampak konkret dari efisiensi jalur distribusi ini diharapkan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas di tingkat hilir, salah satunya melalui perolehan harga komoditas pokok seperti beras dengan harga yang jauh lebih stabil dan terjangkau.

​Kendati mendorong pemangkasan rantai pasok agar lebih ramping, Wabup Dirham memberikan catatan penting yang sangat humanis dan berpihak pada nasib produsen pangan. Ia mengingatkan pentingnya memformulasikan margin keuntungan yang layak dan proporsional bagi para petani.

“Namun jangan sampai upaya pemangkasan perantara justru menggerus pendapatan utama pelaku sektor pertanian. Dengan demikian, petani tetap memperoleh keuntungan yang pantas, dan masyarakat sebagai konsumen dapat menikmati stabilitas harga,” ucapnya.

​Optimisme besar terhadap kesuksesan integrasi program kemandirian berbasis pesantren ini didukung oleh fakta kuat di lapangan. Kabupaten Lamongan hingga kini memegang predikat kokoh sebagai salah satu lumbung pangan nasional terbesar. Pada tahun 2025, catatan produksi padi di Lamongan menembus angka fantastis mencapai sekitar 1,3 juta ton, menjadikannya produsen terbesar di Provinsi Jawa Timur.

​Selain kapasitas produksi yang melimpah, sektor pertanian terbukti menjadi motor penggerak utama urat nadi perekonomian daerah dengan kontribusi dominan mencapai lebih dari 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Buruto (PDRB) Kabupaten Lamongan.

​Melalui jalinan kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, Pondok Pesantren Sunan Drajat, Bank Indonesia, serta berbagai elemen terkait lainnya, gerakan kemandirian ekonomi berbasis pesantren ini diharapkan mampu membuahkan kemaslahatan nyata, melipatgandakan kesejahteraan petani, dan merawat daya beli masyarakat luas demi pertumbuhan ekonomi Lamongan yang inklusif.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...
EKSEKUTIF

Pungli di Akses Stadion GBT Disorot, Eri Cahyadi Tegaskan Jalan Umum Gratis

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Satgas Anti-Preman dan kepolisian membongkar gardu yang diduga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemerintah Tetapkan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong pemerintah segera menetapkan batas usia pakai maksimal ...
LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...