Senin
19 Oktober 2026 | 8 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antipasi Banjir, Martin Dorong Pemkab Banyuwangi Bangun Embung Air Hujan

PDIP-Jatim-Martin-Hamonangan-07112022

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mengatakan banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Banyuwangi, salah satunya di Kecamatan Kalibaru, merupakan dampak dari peralihan fungsi lahan di perbukitan di daerah Kalibaru.

“Banjir ini disebabkan pergeseran peruntukan lahan yang ada di dataran tinggi. Lahan hutan berubah menjadi lahan perkebunan dan persawahan. Pemanfaatan lahan hutan menjadi lahan perkebunan dan pertanian,” ujar Martin di sela pendirian posko untuk korban banjir di Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Senin (7/11/2022).

Perubahan peruntukan lahan tersebut, jelas Martin, membawa dampak resapan air hujan di dataran tinggi dan tidak dapat ditahan oleh tanaman keras yang ada di hutan. Sehingga langsung terjun bebas ke bawah ke kawasan pemukiman.

Sebagai solusi mengatasi hal tersebut, Martin mendorong Pemkab Banyuwangi membangun embung untuk penampungan air hujan serta membuat saluran drainase yang memadai, pada lahan-lahan hutan yang telah dialihfungsikan.

“Kalau daerah yang kerap kali menjadi langganan banjir ini ada di wilayah yang berada di bekas alih fungsi lahan hutan, maka penting sekali untuk dibuatkan embung penampungan air hujan dan saluran drainasenya juga harus memadai. Sebab itu akan sangat membantu mengontrol debit air, sehingga potensi terjadinya banjir bandang seperti kemarin dapat diminimalisir,” terangnya.

Selain menjadi tadah air ketika musim hujan, menurut Martin, embung dapat menampung kelebihan air yang nantinya ketika musim kering bisa dimanfaatkan untuk pengairan persawahan atau perkebunan serta untuk dijadikan sentra budidaya ikan air tawar.

“Itu harapan saya. Salah satu fungsi embung itu untuk mencegah banjir bandang tahunan. Selain itu, embung juga bisa dimanfaatkan untuk pengairan sawah dan kebun. Juga bisa dijadikan untuk budidaya ikan,” tutur Martin.

Lebih lanjut, Martin mengatakan, untuk alokasi anggaran pembangunan embung ini sendiri dapat berkolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Yang terpenting adalah bagaimana embung ini dapat menjadi alternatif pencegah banjir dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Tentunya untuk merealisasikan pembangunan embung ini, Pemkab Banyuwangi bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk anggaran pembiayaan,” pintanya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...