Kamis
17 September 2026 | 2 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mujahadah Kubro NU di Ponorogo, Bunda Rita: Sugeng Rawuh Para Kyai

PDIP-Jatim-Lisdyarita-07032022

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo berkesempatan didatangi para ulama dan ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur. Dilansir dari nuponorogo.or.id, ada sekitar 40 masyayikh dari jajaran PWNU Jawa Timur, serta 100 ulama utusan pondok pesantren se-Jatim. Diperkirakan, para masyayikh dan ulama NU akan memasuki Ponorogo mulai Sabtu (18/6/2022) dini hari.

Kehadiran para ulama dan masyayikh tersebut dalam rangka perhelatan akbar bertajuk “Bahtsul Masail dan Mujahadah Kubro 9.999 Kader NU se-Jatim” yang diadakan PWNU Jatim.

Acara akan digelar pada tanggal 18-19 Juni 2022 di kawasan makam KH Ageng Muhammad Besari, di Desa Tegalsari Kecamatan Jetis.

Mengetahui kabar tersebut, Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengaku bangga dan terhormat dengan terpilihnya Ponorogo sebagai tempat Mujahadah Kubro.

“Kami merasa bangga dan terhormat karena Ponorogo, tepatnya Masjid Tegalsari, dipilih untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kami ucapkan sugeng rawuh dan salam takzim kepada para kyai, santri dan Nahdliyin se-Jawa Timur di Kota Reog, Kota Santri Ponorogo,” ucap Lisdyarita, Jumat (17/6/2022) melalui pesan WhatsApp.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, berharap, acara dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Menurutnya, Mujahadah Kubro adalah kesempatan untuk memanjatkan doa yang setinggi-tingginya kepada Allah SWT.

“Semoga kegiatan Mujahadah Kubro menyongsong 1 Abad NU dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Ini tentunya adalah sebuah ikhtiar batiniah kita bersama untuk melangitkan do’a memohon pertolongan, keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Terakhir, ia mengajak seluruh kader NU untuk saling toleransi di tengah perbedaan. Doa para kyai juga tentunya tak lepas demi pembangunan di Ponorogo.

“Mari bersama dan bekerjasama serta saling menghargai di tengah perbedaan demi menjaga keutuhan NKRI. Do’a dan ridha para kyai menjadi kunci utama bagi kami dalam melaksanakan pembangunan di Ponorogo,” pungkasnya. (jrs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fery Sudarsono Ikut Pasang Paving Bersama Warga Desa Bener

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono tak sekadar datang melihat kerja bakti. Ia ikut turun langsung ...
SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...