Minggu
01 November 2026 | 9 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mujahadah Kubro NU di Ponorogo, Bunda Rita: Sugeng Rawuh Para Kyai

PDIP-Jatim-Lisdyarita-07032022

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo berkesempatan didatangi para ulama dan ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur. Dilansir dari nuponorogo.or.id, ada sekitar 40 masyayikh dari jajaran PWNU Jawa Timur, serta 100 ulama utusan pondok pesantren se-Jatim. Diperkirakan, para masyayikh dan ulama NU akan memasuki Ponorogo mulai Sabtu (18/6/2022) dini hari.

Kehadiran para ulama dan masyayikh tersebut dalam rangka perhelatan akbar bertajuk “Bahtsul Masail dan Mujahadah Kubro 9.999 Kader NU se-Jatim” yang diadakan PWNU Jatim.

Acara akan digelar pada tanggal 18-19 Juni 2022 di kawasan makam KH Ageng Muhammad Besari, di Desa Tegalsari Kecamatan Jetis.

Mengetahui kabar tersebut, Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengaku bangga dan terhormat dengan terpilihnya Ponorogo sebagai tempat Mujahadah Kubro.

“Kami merasa bangga dan terhormat karena Ponorogo, tepatnya Masjid Tegalsari, dipilih untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kami ucapkan sugeng rawuh dan salam takzim kepada para kyai, santri dan Nahdliyin se-Jawa Timur di Kota Reog, Kota Santri Ponorogo,” ucap Lisdyarita, Jumat (17/6/2022) melalui pesan WhatsApp.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, berharap, acara dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Menurutnya, Mujahadah Kubro adalah kesempatan untuk memanjatkan doa yang setinggi-tingginya kepada Allah SWT.

“Semoga kegiatan Mujahadah Kubro menyongsong 1 Abad NU dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Ini tentunya adalah sebuah ikhtiar batiniah kita bersama untuk melangitkan do’a memohon pertolongan, keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Terakhir, ia mengajak seluruh kader NU untuk saling toleransi di tengah perbedaan. Doa para kyai juga tentunya tak lepas demi pembangunan di Ponorogo.

“Mari bersama dan bekerjasama serta saling menghargai di tengah perbedaan demi menjaga keutuhan NKRI. Do’a dan ridha para kyai menjadi kunci utama bagi kami dalam melaksanakan pembangunan di Ponorogo,” pungkasnya. (jrs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...