Selasa
15 September 2026 | 2 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kurangi Pengangguran, Pemkab Gresik Beri Pelatihan Pelajar dan Mahasiswa

IMG-20220322-WA0006_copy_900x507

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya mengurangi angka pengangguran. Salah satunya menggelar pelatihan pelatih tempat kerja Internasional.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik dan Kadin Propinsi Jawa Timur berlangsung di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Pelatihan yang menggandeng IHK (Kadin) TRIER dari Jerman yang diwakili oleh Andreas Gosche sebagai pemateri dan penguji. Pelatihan berlangsung mulai tanggal 21 sampai 27 Maret 2022. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, permasalahan di Kabupaten Gresik yang menjadi atensi salah satunya adalah pengangguran.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya mengatasi permasalahan itu melalui pendidikan yang bertujuan meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Program-program pelatihan kerja seperti ini terus kami lakukan dengan tujuan dapat mengurangi angka pengangguran,” kata Gus Yani saat membuka kegiatan tersebut, Senin (21/3/2022).

Bupati yang diusung PDI Perjuanga pada Pilkada lalu menambahkan, pemerintah Kabupaten Gresik hingga saat ini sedang gencar melakukan perbaikan ekonomi paska pandemi.

Mulai dari pemberdayaan UMKM maupun meningkatkan produktifitas suatu area lewat pengembangan kawasan industri maupun perubahan tata ruang.

“Maka harus diimbangi dengan perbaikan SDM. Apabila kualitas SDM kita baik, saya yakin pengangguran akan makin berkurang seiring dengan tumbuh pesatnya industri yang hadir di Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kadin Propinsi Jawa Timur Adik Dwi Putranto.  Bahwa pelatihan yang menyasar lulusan SMK dan perguruan tinggi itu akan bermanfaat ketika sudah lulus.

“Anak-anak kita setelah lulus sudah memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Ini tentu akan disambut baik perusahaan lantaran bisa meningkatkan produktifitas kerja,” katanya.

Menurutnya, pelatihan ini sangat penting. Karena, ada harmonisasi antara kurikulum di sekolah dengan kebutuhan industri. Khususnya ketika pelajar atau mahasiswa bisa magang di suatu perusahaan. 

“Sehingga saat lulus dan masuk ke dunia kerja, memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan industri,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan itu juga dihadiri Ketua Kadin Gresik M. Choirul Rizal, Rektor UMG Prof. Setyo Budi, serta Kepala Disnaker Kabupaten Gresik Budi Raharjo ini diikuti sebanyak 20 peserta dari sektor industri, hingga SMK. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...