Jumat
01 Mei 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Kawasan Banjir Tahunan, Puan: Saya Datang ke Sini Nggak Mau Kalau Tidak Ada Solusi

pdip-jatim-220302-puan

LAMONGAN – Kedatangan Ketua DPR RI Puan Maharani di Kabupaten Lamongan juga dia manfaatkan melihat langsung wilayah terdampak banjir tahunan. Dari Pasar Ikan Lamongan, Puan mengunjungi Desa Sooko, di Kecamatan Glagah, Rabu (2/3/2022).

Di kawasan yang masih tergenang banjir akibat luapan air Sungai Bengawan Solo ini, Puan berdialog dengan enam kepala desa perwakilan dari enam kecamatan yang terdampak banjir tahunan, serta dengan masyarakat setempat. .

Gelar dialog di Balai Desa Sooko ini di antaranya juga diikuti Ketua Badan Anggaran DPR RI MH Said Abdullah, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi, dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Saat dialog, Puan disambati masalah banjir yang jadi langganan di wilayah 6 kecamatan. Yakni Kecamatan Glagah, Kecamatan Deket, Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Kalitengah, Kecamatan Turi dan Kecamatan Karangbinangun.

Baca juga: Puan Maharani Siap Perjuangkan Revitalisasi Pasar Ikan Lamongan

Menurut para kades, dampak yang dirasakan masyarakat tidak hanya pada persoalan genangan air, tapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat seperti gagal panen.

Mendengar keluhan dari para kepala desa, Puan mengatakan, kedatangannya ke kawasan terdampak banjir tahunan memang untuk mencarikan solusi. “Saya datang ke sini nggak mau kalau tidak ada solusi,” tandas Puan.

“Saya minta Pak Kusnadi untuk mencari solusi yang solutif, terkait hal-hal yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Nggak bisa hanya kabupaten saja. Disini juga ada pak Ketua Banggar DPR (MH Said Abdullah), tolong jelaskan solusinya,” tambah politisi PDI Perjuangan ini.

Cucu proklamator Bung Karno itu mengatakan, jika masalah banjir tahunan ini bisa diselesaikan, maka akan menjadi keberhasilan semuanya untuk mengatasi masalah yang telah dialami masyarakat bertahun-tahun tersebut.

Diminta mencarikan solusi, Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menuturkan masalah tersebut merupakan masalah yang menjadi tanggung jawab nasional. Sebab, banjir terjadi akibat luapan air dari sungai Bengawan Solo.

“Karena Bengawan Solo itu sungai nasional otomatis jadi tanggung jawab nasional. Karena tanggung jawab yang diberikan Ibu Puan kepada kami, saya minta Pak Bupati Lamongan segera kirim proposal kepada kami,” kata Said Abdullah.

“Kalau sampai Mei gak dikirimi proposal, itu bukan salah kami, tapi salah bupatinya,” lanjut legislator asal Sumenep, Madura tersebut, disambut antusias warga.

Sedang Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi pun menyatakan siap membantu upaya mengatasi banjir. Di antaranya dengan menyelesaikan pengadaan pompa air hingga perbaikan pintu air di kawasan Sungai Bengawan Solo.

“Atas perintah Ibu Ketua DPR tentang persoalan pompa air, akan saya selesaikan. Di aliran kali itu pintu airnya belum sempurna, nanti kita akan sempurnakan dengan baik, sehingga bisa air bisa mengalir dengan baik,” ucap Kusnadi.

Sementara itu, dalam dialog, Kepala Desa Bambang, Kecamatan Turi, Bakri yang hadir mewakili masyarakatnya mengharap kedatangan Puan Maharani bisa membuat perubahan dan bisa memberi solusi dari banjir yang selalu dirasakan masyarakat.

“Mudah-mudahan berkat kedatangan jenengan (Anda) akan membuat perbedaan yang luar biasa bagi semua desa yang terdampak langganan banjir di Lamongan. Saya berterima kasih baru kali ini ada yang benar-benar peduli dan mengetahui kebutuhan masyarakat di wilayah Bengawan Jero,” terang Bakri.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kades Kendal Kemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Iwan. Selain mengucapkan terima kasih, kades yang masih berusia 29 tahun ini mengaku terharu karena baru pertama kali ada tokoh nasional yang berkenan hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat Kecamatan Karanggeneng.

“Terima kasih baru kali ini Ketua DPR RI masuk ke wilayah Bengawan Jero. Sudah beberapa puluh tahun kami merasakan banjir gak ada perbaikan. Selama ini, nggak ada situasi yang menguntungkan bagi kami, masyarakat di sini,” ucapnya. (arul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...