Minggu
19 April 2026 | 4 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Ungkap Penyebab Banjir di Basra dan Dharmawangsa

pdip-jatim-220108-eri-banjir-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membeberkan penyebab banjir di kawasan Jalan Basuki Rahmat (Basra) dan Jalan Dharmawangsa saat hujan deras pada Jumat (7/1/2021) sore hingga malam.

Menurutnya, genangan air yang terjadi di kawasan Dharmawangsa disebabkan oleh pintu air di saluran Kalidami selama ini mengandalkan gravitasi. Dia menyebutkan, di Kalidami dulunya ada pompa, tapi kemudian mengandalkan gravitasi.

“Gravitasi kalau dia (kontur tanah) turun, aliran air banter (cepat). Tapi kalau landai, kita butuh pompa. Berarti ya harus dipasang pompa,” kata Eri Cahyadi, kemarin.

Sedangkan banjir di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Panglima Sudirman, terang Eri, karena ada brandgang (saluran air) yang dulu dipakai dan sekarang dikasih pintu air, sehingga aliran air tertutup.

Dia menyebut, genangan air di kawasan Basra disebabkan aliran air hanya menuju satu titik ke Rumah Pompa Kenari (Grahadi). Makanya, pintu air brandgang tersebut harus dibuka supaya dapat membagi aliran air ketika hujan deras turun.

“Air yang harusnya lari ke brandgang malah ke Grahadi (Kenari), jadinya antre di situ. Maka, harus diganti brandgangnya, jangan ditutup,” ujar kader PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Lilik Arijanto menambahkan genangan air yang ada di pusat kota disebabkan konektivitas saluran arah pembuangannya hanya menuju satu titik ke Rumah Pompa Kenari.

Karena itu, lanjut dia, sesuai arahan Wali Kota Eri, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah alternatif. “Saya sudah koordinasi dengan teman-teman di dinas. Ke depan saya akan membagi aliran dari Panglima Sudirman ke arah Kalimas langsung,” kata Lilik.

Melalui cara itu, tambah dia, aliran air tak hanya menuju ke Rumah Pompa Kenari, karena sudah terbagi menjadi dua arah. Dengan cara tersebut, diharapkan dapat mengatasi genangan air di pusat kota ketika hujan deras turun. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...