Kamis
17 September 2026 | 1 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Workshop UMKM, Gatot Dorong Pengusaha Beradaptasi dengan Teknologi

PDIP-Jatim-Gatot-Supriayadi-26112021

MOJOKERTO – Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak pada krisis ekonomi, ternyata berimbas pada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Mojokerto Raya. Untuk membangkitkan kembali pelaku UMKM tersebut, anggota komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, Gatot Supriyadi, menggelar workshop dengan tema “Membangun UMKM Unggul Sebagai Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi,” dengan menghadirkan pimpinan cabang Bank BPR UMKM Jawa Timur, Aan Setyo Prabowo, di hotel Lynn, Jum’at (26/11/2021).

Dalam sambutannya, politisi senior PDI Perjuangan ini menyampaikan keinginannya untuk terus membuat langkah pengembangan UMKM di wilayah pusat kerajaan Majapahit itu dengan mendorong pelaku UMKM untuk kembali bertahan dengan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Bagaimana mereka (pelaku UMKM, red) itu tumbuh dan berkembang dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Maka beradaptasi pada perkembangan teknologi harus dilakukan oleh para pelaku UMKM tersebut,” terang Gatot Supriyadi di hadapan 125 pelaku UMKM dari seluruh wilayah Mojokerto.

Sebagai komitmen keseriusannya untuk membina pelaku UMKM tersebut, Gatot berencana akan menggelar kegiatan serupa dalam kurun waktu satu bulan sekali.

“Intinya adalah untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM yang ada di Mojokerto,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, yang hadir menjadi salah satu narasumber pada workshop tersebut menerangkan, untuk dapat mengatasi masalah pemasaran yang kerap dialami oleh pelaku UMKM di wilayah Mojokerto, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transformasi digital.

“Saat ini transformasi digital sangat bisa membantu untuk mengatasi masalahan masyarakat terkait dengan pemasaran, juga akses pasar karena langsung dapat terhubung pada masyarakat secara luas,” terang Melda, sapaan akrabnya.

Menurutnya, di masa pandemi mungkin banyak perusahaan yang mengalami kegagalan, tapi UMKM, tambah Melda, harus tetap bertahan dengan terus meningkatkan kualitas produk, kreatif di bidang pemasaran pada berbagai macam platfom digital yang ada.

“Kita harus terus produktif  dengan menggunakan berbagai macam platform digital yang dimiliki, misalnya dengan memasifkan media sosial pribadi; Facebook, Instagram, Whatsapp sebagai platform pemasaran produk UMKM-nya,” jelasnya.

“Siapa yang bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman akan berhasil dalam melakukan usahanya,” tambahnya mengakhiri. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...