Selasa
21 April 2026 | 8 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dongkrak Perekonomian, Wali Kota Madiun Resmikan Dua Lapak UMKM

pdip-jatim-210927-maidi-lapak-umkm

MADIUN – Peningkatan ekonomi terutama di sektor UMKM terus digenjot oleh Pemkot Madiun. Lapak-lapak UMKM di Kota Pendekar yang terus bermunculan, menunjukkan perekonomian Kota Madiun terus menggeliat di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Seperti yang diresmikan oleh Wali Kota Madiun Maidi, pada Minggu (26/9/2021). Sembari gowes pagi, Maidi meresmikan dua lapak UMKM yakni Lapak Sendang Gayam yang berada di Kelurahan Kartoharjo, dan Lapak Bumi Semendung di Kelurahan Klegen.

Tak hanya diharapkan dapat mendongkrak perekonomian, kedua lapak tersebut digadang-gadang menjadi destinasi wisata ke depannya nanti.

“Hari ini kita meresmikan Lapak Sendang Gayam dan Bumi Semendung. Keduanya sama-sama menarik dengan konsep dan produk unggulan masing-masing,” katanya.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menjelaskan, lapak Sendang Gayam memiliki sebuah sumur atau sendang yang sudah ada sejak dari dulu. Airnya yang jernih dipercaya dapat memberikan kesehatan dan awet muda.

Lokasi sekitar sendang juga ditambah fasilitas seperti gazebo dan lapak tempat berjualan sehingga menambah betah masyarakat yang berkunjung.

“Konon, orang tua, mandi di sana awet enom (awet muda-red) dan sehat,” ujarnya.

Sedangkan Lapak Bumi Semendung juga tidak kalah menarik. Mengambil lokasi di areal persawahan, keberadaan lapak Bumi Semendung sepintas mirip dengan tempat wisata Svarga Bumi di Magelang.

Lapak UMKM Kelurahan Klegen tersebut cocok digunakan untuk beraktivitas dalam masa pandemi sekarang ini. Pun, Maidi mengaku akan mempercantik keberadaan lapak dengan menambahkan akses jalur sepeda.

“Era Covid-19 disarankan memperbanyak aktivitas dalam ruangan terbuka. Tempat-tempat seperti ini cocok untuk masa sekarang. Karena nanti silahkan kalau mau dipakai nikahan atau khitanan,” jelas orang nomor satu di Kota Pendekar ini.

Tempat ini juga memiliki produk unggulan Pipes Kopyor. Panganan berbahan roti tawar, kelapa muda, dan santan itu diyakini bakal ramai peminat.

Rasanya yang legit dan gurih bakal memanjakan lidah penikmat kuliner. Apalagi, Pipes Kopyor hanya dibanderol dengan harga Rp 7.500.

“Akses jembatan sudah jadi. Nanti kita tambah jalur gowes di sepanjang sungai tembus pabrik kue Lapit di sebelah sana. Jadi nanti ada satu rangkaian yang menarik bagi pesepeda,” pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...