Sabtu
06 Juni 2026 | 4 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

pdip jatim 260421 tantri

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan sosio-demokrasi.

MALANG — Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Kabupaten Malang Tantri Bararoh menyerukan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Malang untuk tetap kritis dan aktif memperjuangkan nasib masyarakat, khususnya wong cilik.

Seruan itu disampaikan dalam pelantikan pengurus DPC GMNI Kabupaten Malang periode 2026–2027 di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Minggu (19/4/2026).

Menurut Tantri, GMNI sebagai organisasi mahasiswa berbasis nasionalisme tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir di tengah persoalan masyarakat.

“Mahasiswa GMNI harus mengedepankan kajian intelektual, tapi juga tidak boleh meninggalkan aspek sosial dan demokrasi,” ujar Tantri, dikutip Selasa (21/4/2026).

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pemikiran kritis dan aksi nyata di lapangan. Kader, kata dia, harus berani turun langsung untuk memahami persoalan rakyat.

“Harus lebih banyak turun ke lapangan, belajar dan ‘belanja masalah’ dari masyarakat,” tegas Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang itu.

Tantri juga menyoroti potensi besar Kabupaten Malang di sektor pertanian dan kelautan yang belum sepenuhnya dinikmati masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

Menurutnya, ketimpangan sosial masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab melalui gerakan mahasiswa.

“Ketimpangan ini harus diakomodasi dan diperjuangkan,” katanya.

Lebih jauh, ia memperkenalkan konsep sosio-demokrasi sebagai arah gerakan, yakni demokrasi yang tidak hanya berhenti pada kekuasaan politik, tetapi juga menjamin keadilan sosial.

“Sosio-demokrasi adalah demokrasi yang berpihak pada rakyat dan memperjuangkan kehidupan yang layak bagi wong cilik,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang itu.

Pelantikan pengurus DPC GMNI Kabupaten Malang ini dihadiri berbagai elemen, mulai dari pengurus DPD dan DPP GMNI hingga Forkopimda dan organisasi kepemudaan.

Dengan kepengurusan baru, GMNI Kabupaten Malang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal isu kerakyatan dan memperkuat praktik demokrasi yang berkeadilan di daerah. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Minta Pemerintah Lebih Serius Lindungi Peternak Ayam Petelur

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan meminta pemerintah lebih serius memperhatikan nasib peternak ayam ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...