Sabtu
05 September 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

pdip jatim 260421 tantri

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan sosio-demokrasi.

MALANG — Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Kabupaten Malang Tantri Bararoh menyerukan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Malang untuk tetap kritis dan aktif memperjuangkan nasib masyarakat, khususnya wong cilik.

Seruan itu disampaikan dalam pelantikan pengurus DPC GMNI Kabupaten Malang periode 2026–2027 di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Minggu (19/4/2026).

Menurut Tantri, GMNI sebagai organisasi mahasiswa berbasis nasionalisme tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir di tengah persoalan masyarakat.

“Mahasiswa GMNI harus mengedepankan kajian intelektual, tapi juga tidak boleh meninggalkan aspek sosial dan demokrasi,” ujar Tantri, dikutip Selasa (21/4/2026).

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pemikiran kritis dan aksi nyata di lapangan. Kader, kata dia, harus berani turun langsung untuk memahami persoalan rakyat.

“Harus lebih banyak turun ke lapangan, belajar dan ‘belanja masalah’ dari masyarakat,” tegas Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang itu.

Tantri juga menyoroti potensi besar Kabupaten Malang di sektor pertanian dan kelautan yang belum sepenuhnya dinikmati masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

Menurutnya, ketimpangan sosial masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab melalui gerakan mahasiswa.

“Ketimpangan ini harus diakomodasi dan diperjuangkan,” katanya.

Lebih jauh, ia memperkenalkan konsep sosio-demokrasi sebagai arah gerakan, yakni demokrasi yang tidak hanya berhenti pada kekuasaan politik, tetapi juga menjamin keadilan sosial.

“Sosio-demokrasi adalah demokrasi yang berpihak pada rakyat dan memperjuangkan kehidupan yang layak bagi wong cilik,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang itu.

Pelantikan pengurus DPC GMNI Kabupaten Malang ini dihadiri berbagai elemen, mulai dari pengurus DPD dan DPP GMNI hingga Forkopimda dan organisasi kepemudaan.

Dengan kepengurusan baru, GMNI Kabupaten Malang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal isu kerakyatan dan memperkuat praktik demokrasi yang berkeadilan di daerah. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...