Rabu
21 Oktober 2026 | 6 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

pdip jatim 260421 tantri

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan sosio-demokrasi.

MALANG — Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Kabupaten Malang Tantri Bararoh menyerukan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Malang untuk tetap kritis dan aktif memperjuangkan nasib masyarakat, khususnya wong cilik.

Seruan itu disampaikan dalam pelantikan pengurus DPC GMNI Kabupaten Malang periode 2026–2027 di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Minggu (19/4/2026).

Menurut Tantri, GMNI sebagai organisasi mahasiswa berbasis nasionalisme tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir di tengah persoalan masyarakat.

“Mahasiswa GMNI harus mengedepankan kajian intelektual, tapi juga tidak boleh meninggalkan aspek sosial dan demokrasi,” ujar Tantri, dikutip Selasa (21/4/2026).

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pemikiran kritis dan aksi nyata di lapangan. Kader, kata dia, harus berani turun langsung untuk memahami persoalan rakyat.

“Harus lebih banyak turun ke lapangan, belajar dan ‘belanja masalah’ dari masyarakat,” tegas Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang itu.

Tantri juga menyoroti potensi besar Kabupaten Malang di sektor pertanian dan kelautan yang belum sepenuhnya dinikmati masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

Menurutnya, ketimpangan sosial masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab melalui gerakan mahasiswa.

“Ketimpangan ini harus diakomodasi dan diperjuangkan,” katanya.

Lebih jauh, ia memperkenalkan konsep sosio-demokrasi sebagai arah gerakan, yakni demokrasi yang tidak hanya berhenti pada kekuasaan politik, tetapi juga menjamin keadilan sosial.

“Sosio-demokrasi adalah demokrasi yang berpihak pada rakyat dan memperjuangkan kehidupan yang layak bagi wong cilik,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang itu.

Pelantikan pengurus DPC GMNI Kabupaten Malang ini dihadiri berbagai elemen, mulai dari pengurus DPD dan DPP GMNI hingga Forkopimda dan organisasi kepemudaan.

Dengan kepengurusan baru, GMNI Kabupaten Malang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal isu kerakyatan dan memperkuat praktik demokrasi yang berkeadilan di daerah. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...