Sabtu
06 Juni 2026 | 1 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

pdip jatim 260421 dw 1

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen kepengurusan.

TRENGGALEK — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam konsolidasi PDI Perjuangan, dengan keterwakilan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan.

Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek yang digelar di Ballroom Hotel Hayam Wuruk, Selasa (21/4/2026), yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini.

Baca juga: Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Menurut Deni, keterlibatan perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi elemen strategis dalam membangun kehidupan politik yang inklusif dan berkeadilan.

“Momentum ini selaras dengan semangat Kartini, di mana perempuan harus hadir aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial,” ujar Deni.

Ia menegaskan, komitmen partai terhadap pemberdayaan perempuan diwujudkan melalui kebijakan konkret, yakni memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen di setiap kepengurusan.

“Ini bukti bahwa PDI Perjuangan memberi ruang nyata bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan,” tegas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Deni menekankan bahwa politik tidak hanya dimaknai sebagai kontestasi kekuasaan, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan sosial, termasuk bagi perempuan.

“Banyak ruang kolaborasi sosial yang bisa diisi perempuan. Peran mereka sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya mendengar suara perempuan, mengingat perannya yang besar dalam keluarga dan komunitas.

“Jumlah perempuan besar, maka suaranya harus didengar,” ujarnya.

Menurut Deni, perempuan—terutama sebagai ibu—memiliki posisi strategis sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter generasi.

Karena itu, perempuan perlu dibekali perspektif yang kuat agar mampu memperjuangkan kepentingan diri dan kelompoknya.

“Perempuan harus punya pandangan dan memperjuangkan kepentingannya, karena dari mereka lahir generasi masa depan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...