Selasa
15 September 2026 | 1 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Jatim Memulai Gerakan Minimalisir Penggunaan Plastik

pdip-jatim-arif-wibowo-rakorbid-organisasi2

SURABAYA – Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) Organisasi yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada Sabtu (21/12/2019) terlihat istimewa dan beda dari sebelumnya.

Dalam Rakorbid Organisasi yang dihadiri Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo, dan pengurus PDI Perjuangan tingkat kabupaten/kota se-Jatim kali ini, PDI Perjuangan Jatim tidak menyediakan air minum dalam kemasan gelas atau botol plastik sebagaimana biasanya. Untuk minum, peserta menggunakan tumbler dan gelas kaca. Air putih disiapkan dalam beberapa dispenser.

“Mulai sekarang kita tidak menyediakan air minum dalam kemasan gelas atau botol plastik. Ini menindaklanjuti instruksi DPP agar kader PDI Perjuangan lebih peduli lingkungan dengan meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisowarno.

Baca: Tak Hanya Pandai Pidato, Wasekjen PDIP: Partai Butuh Pengurus Berkeahlian Khusus

Instruksi yang dimaksud Untari, tertuang dalam surat edaran tertanggal 15 November 2019 No 905/IN/DPP/XI/2019 yang ditandatangani Ketua DPP PDI Perjuangan I Made Urip dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Instruksi ditujukan kepada DPD PDIP, DPC PDIP, anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi/Kabupaten-Kota dan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dari PDI Perjuangan seluruh Indonesia agar mengurangi pemakaian plastik.

Saat DPD PDIP Jatim menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perspektif Perempuan dalam Menjaga Kebhinekaan dan Meneguhkan Kebangsaan”, Jumat (20/12/2019), ungkap Untari, pihaknya juga tidak menyuguhkan air minum kemasan botol plastik.

DPD Jatim juga menginstruksikan kepada DPC PDIP kabupaten/kota, agar tidak menggunakan air minum dalam kemasan plastik setiap menggelar rapat internal bersama jajaran di bawahnya.

Menurut Untari, langkah PDI Perjuangan Jatim ini diharapkan bisa membantu mengurangi limbah plastik yang sangat mengganggu ekosistem lingkungan dan kesehatan. Sebab, sebutnya, sampah plastik menjadi penyumbang terbesar kerusakan lingkungan.

Sebenarnya, tambah politisi yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini, upaya mengurangi sampah plastik ini sudah dimulai sudah lama. Yakni dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha di kantor DPD PDIP Jatim pada Selasa (13/8/2019) lalu.

Saat itu, PDIP Jatim melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan membagikan dagingnya dengan konsep Go Green. Daging korban yang dibagikan itu tanpa menggunakan tas wadah kresek plastik.

“Ke depan, dalam setiap kegiatan kepartaian di internal PDI Perjuangan, kami menghindari penggunaan plastik, seperti dalam rakorbid ini,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...