Tak Hanya Pandai Pidato, Wasekjen PDIP: Partai Butuh Pengurus Berkeahlian Khusus

 97 pembaca

SURABAYA – Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo mengatakan, kepeloporan partai membutuhkan lebih banyak lagi pengurus yang memiliki keahlian-keahlian khusus.

Hal itu dia tegaskan saat menyampaikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Organisasi yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (21/12/2019).

“Kedepan, mesti tidak ada lagi pengurus yang hanya pandai berpidato dan beretorika saja. Lebih dari itu harus mempunyai skill tekhnis yang khusus dan detil,” kata Arif Wibowo terkait terbitnya peraturan partai untuk pembentukan pengurus dari tingkat Anak Ranting, Ranting, dan PAC.

Selain keahlian khusus, kata Arif Wibowo, hal lain yang tak kalah penting adalah memiliki ideologi yang kuat. Pengurus yang mampu mengoperasionalkan ideologi dalam praktik keseharian organisasi dan memahami peraturan-peraturan partai dengan baik.

Skill khusus para pengurus, lanjut dia, diperlukan untuk mewujudkan kepeloporan PDI Perjuangan hingga tingkat paling bawah.

Yakni bagaimana Partai hadir untuk mengadvokasi persoalan-persoalan kerakyatan, terlibat aktif dalam pembangunan desa, termasuk pengawasan dana desa, hingga menghadang tumbuh kembangnya radikalisme dan fundamentalisme di bawah.

“Ini esensi mendasar kepeloporan PDI Perjuangan seperti amanat Kongres kelima di Bali beberapa waktu lalu, Partai  yang tidak sekadar alat untuk memenangi pemilu,”  terang Arif Wibowo yang juga pimpinan Komisi II DPR RI ini.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi dalam laporannya mengatakan, rapat koordinasi ini diikuti ketua, sekretaris, bendahara, dan wakil ketua bidang organisasi dari 38 DPC PDIP se-Jatim. (her)