Minggu
19 April 2026 | 4 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Infrastruktur Sudah Bisa Ditinggal, Kita Geser ke SDM

pdip-jatim-jokowi-rembuk-pendidikan

DEPOK – Presiden Joko Widodo bakal memfokuskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di periode kedua pemerintahannya. Sedang infrastruktur yang sudah dibangun besar-besaran di liman tahun pertama pemerintahannya, dinilai sudah cukup bagi Indonesia untuk bisa bersaing dengan negara lain.

“Infrastruktur sudah berjalan, bisa ditinggal, kita bergeser ke pembangunan SDM,” kata Jokowi saat membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan, di Sawangan, Depok, Selasa (12/2/2019).

Dalam bidang pendidikan, menurut Jokowi, pemerintah akan fokus pada sekolah vokasi, balai latihan kerja, hingga pondok pesantren.

Dia memastikan anggaran akan dikucurkan besar-besaran. Selain itu, pemerintah juga akan mengembangkan skill guru sebagai garda terdepan di bidang pendidikan.

Untuk itu, Jokowi minta kepada Mendikbud agar kewenangan pendidikan, urusan pendidikan daerah (kabupaten, kota, provinsi) dan pusat ini harus betul-betul jelas.

“Apa yang menjadi tanggung jawab provinsi, kota dan kabupaten, apa yang menjadi tanggung jawab menteri. Harus jelas, terkonsolidasi, dan terkoordinasi dengan baik,” tegasnya.

Jokowi minta agar untuk sekolah vokasi, SMK-SMK, guru-gurunya harus diupgrade, terutama yang berkaitan dengan kemampuan skill, kemampuan guru-guru dalam melatih siswanya. Guru yang terampil harus lebih banyak daripada guru yang normatif.

“Guru normatif misalnya guru agama, guru Pancasila, guru Bahasa Indonesia. Guru normatif di SMK juga penting. Tapi informasi yang saya terima, guru normatif ini justru persentasenya lebih banyak yaitu 65 persen. Ini tugas kementerian, tugas Bapak-Ibu sekalian untuk menyiapkan ini, meng-upgrade agar guru-guru yang bisa melatih, guru-guru yang terampil itu lebih banyak,” pesan Jokowi.

Presiden juga mengingatkan pentingnya mengenalkan kepada anak-anak, bahwa saat ini sudah zamannya Revolusi Industri 4.0. Karena itu, kita harus memberikan pelajaran-pelajaran yang berkaitan dengan digitalisasi, seperti bahasa coding, artificial intelligence, advanced robotic, cryptocurrency, dan virtual reality.

Dia meyakini, dengan infrastruktur yang sudah dibangun besar-besaran dan pengembangan SDM yang akan segera dilakukan, maka Indonesia akan menjadi negara maju dan bisa bersaing dengan negara-negara lain.

“Kita bisa melakukan lompatan katak, melompati negara lain, inilah kesempatan kita,” katanya.

“Oleh sebab itu, pembangunan sumber daya nantinya betul betul akan kita fokuskan. Anggarannya kita fokuskan. Programnya kita fokuskan,” ucap Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...