Senin
07 September 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Gus Ipul-Puti Kompak dan Impresif saat Debat Akhir

pdip-jatim-gusti-debat-akhir1

SURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan sangat puas dengan penampilan Calon Gubernur Saifullah Yusuf dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno saat debat Pilgub Jatim putaran akhir.

Dia mengikuti debat ke-3 Pilkada Jatim yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya itu melalui tayangan televisi, di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Jalan Kendangsari Industri 57, Sabtu (23/6/2018).

“Sangat membanggakan kami. Gus Ipul santun, tapi tajam dan tepat. Membawa spirit leluhurnya, para ulama NU, yang merestui maju. Dan, Mbak Puti membawa spirit Bung Karno, yang menegaskan komitmen kerakyatan,” kata Hasto.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan, PKB, PKS dan Gerindra itu, jelas Hasto, menunjukkan kualitas figur yang kompeten untuk memimpin Jawa Timur, mengayomi, namun rendah hati.

“Gus Ipul dan Mbak Puti tampil impresif. Namun keduanya jauh dari kesan haus kekuasaan. Di akhir debat, Gus Ipul dan Mbak Puti justru berdoa untuk kedamaian Jawa Timur, dengan membangun rasa peseduluran,” ujarnya.

Kompaknya Gus Ipul-Puti, tambah Hasto, sejak awal debat hingga akhir, berbeda dengan Khofifah-Emil.

“Di akhir debat, Cagub Khofifah mengambil semua waktu untuk menumpahkan pernyataan. Sedang Emil tidak diberi waktu. Bandingkan dengan Gus Ipul-Mbak Puti yang kompak membagi waktu,” terang dia.

Sedang Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah, yang menunggui di forum debat, juga sangat terkagum dengan penampilan Gus Ipul-Puti Guntur.

“Gus Ipul-Mbak Puti sangat mengesankan. Semua isu dikuasai dan dijabarkan dengan gamblang. Memakai bahasa yang dimengerti rakyat,” kata Basarah.

Politisi yang juga Wakil Ketua MPR RI ini juga heran, tempat duduk Gus Ipul-Puti kebetulan tepat di bawah lukisan Bung Karno dan Bung Hatta, dwi tunggal Proklamator Republik Indonesia.

“Di akhir debat, Mbak Puti mengolah posisi di bawah lukisan Bung Karno itu untuk menyampaikan pesan leadership dengan baik, yakni menjadi pelayan rakyat,” kata Basarah.

Hasto menambahkan, Gus Ipul-Puti praktis tidak tampil menyerang, tetapi fokus pada gagasan-gagasan pemerintahan. “Bandingkan dengan Khofifah-Emil, yang beberapa kali menyerang. Dan, Gus Ipul-Mbak Puti menanggapi dengan cool,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: Tambahan Modal Jamkrida Harus Buka Akses Pembiayaan UMKM

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan tambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp100 miliar ...
HEADLINE

Renny Desak Pemprov Jatim Siapkan Skenario Konkret Hadapi Multi-Bencana

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta Pemprov Jatim memastikan ...
BERITA TERKINI

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Terpadu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah menangani dampak erupsi Gunung Anak ...
BERITA TERKINI

Eri Pecat Anggota Satpol PP Terlibat Pungli Rekrutmen, Uang Dikembalikan Tak Hapus Sanksi

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan tidak ada toleransi terhadap pungutan liar (pungli) dalam perekrutan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kabupaten Tulungagung Selesai, Karangrejo Jadi Pamungkas

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kabupaten ...