TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, dilaksanakan di Desa Tanjung, pada Jumat (31/7/2026). Konsolidasi internal di tingkat desa dan dusun yang digelar serentak ini berjalan sukses dan mampu mengakomodasi pengurus baru dari Gen Z dan perempuan.
“Alhamdulillah, musyarawah Ranting dan Anak Ranting berhasil digelar dengan sukses, mengakomodasi 30 persen Gen Z dan perempuan,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti usai kegiatan.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, komposisi pengurus PDI Perjuangan di 17 desa ini 50 persen masih diisi oleh pengurus lama yang masih eksis.
“Pelantikan pengurus baru diharapkan menambah kesolidan dan kekuatan sehingga menjadikan Kecamatan Kalidawir sebagai kandang banteng,” ujar Erma.
Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso, menambahkan, musyawarah Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kalidawir dihadiri kurang lebih 350 peserta.

Jajaran pengurus DPC dan PAC turut hadir dalam kegiatan untuk memimpin jalannya musyawarah mulai dari pengesahan tata tertib, pengesahan LPJ ranting dan pengesahan berakhirnya masa jabatan pengurus suatu organisasi (demisioner).
Serta pembacaan rekomendasi Ketua Ranting dan dua orang pendamping hingga pembacaan rekomendasi Ketua Anak Ranting beserta pendampingnya.
“Semua rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman hingga musyawarah penyusunan pengurus Ranting dan Anak Ranting di 17 desa,” ujar Heru.

Kegiatan musyarawah Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan diakhiri dengan pelantikan dan pengucapan sumpah janji jabatan.
Heru berharap, seluruh jajaran PAC, Pengurus Ranting dan Anak Ranting Kecamatan Kalidawir selalu menjalin komunikasi agar semakin solid, holobis kuntul baris untuk penguatan akar Partai sampai tingkat desa dan dusun.
“Kegiatan konsolidasi ini akan dilaksanakan di 19 kecamatan dan diharapakan bisa tuntas sebelum 17 Agustus 2026,” tandasnya. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













