Selasa
15 September 2026 | 2 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Bondowoso Minta Jalan Usaha Tani dan Irigasi Jadi Prioritas

PDIP-Jatim Martin 31072026

BONDOWOSO – Pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan jaringan irigasi menjadi aspirasi utama warga dalam reses anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, di Kabupaten Bondowoso, Kamis (30/7/2026) malam.

Dalam dialog di Desa Jebung Lor, Kecamatan Tlogosari, dan Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari, petani mengeluhkan akses menuju lahan yang sempit sehingga kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau area pertanian. Kondisi itu membuat biaya pengangkutan pupuk maupun hasil panen semakin tinggi.

Mereka juga meminta pemerintah segera memperbaiki jaringan irigasi yang rusak. Kebocoran saluran dinilai menyebabkan distribusi air tidak merata, terutama pada musim kemarau.

“Kami tidak bisa mengangkut pupuk dan hasil panen menggunakan mobil karena jalannya sempit. Irigasi juga banyak yang bocor. Sekarang musim kemarau, ada lahan yang baru mendapat giliran air tiga hari sekali,” kata perwakilan petani Desa Jebung Lor, Sahroni.

Sementara itu, Martin Hamonangan mengatakan persoalan jalan usaha tani tidak semata menyangkut infrastruktur, tetapi juga menentukan efisiensi biaya produksi pertanian.

“Jalan menuju sawah adalah akses ekonomi. Dari sana pupuk masuk dan hasil panen keluar. Kalau infrastrukturnya buruk, biaya produksi petani akan semakin tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah provinsi perlu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian, terutama ketika kemampuan anggaran pemerintah desa maupun kabupaten belum mampu memenuhi kebutuhan di lapangan.

Ia berharap usulan masyarakat yang dihimpun dalam reses dapat menjadi dasar pembahasan program pembangunan di DPRD Jawa Timur sehingga pembangunan jalan usaha tani dan rehabilitasi jaringan irigasi masuk dalam daftar prioritas.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur pertanian.

“Hasil reses ini harus menjadi dasar penyelarasan program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar kebutuhan masyarakat dapat segera direalisasikan,” kata Sinung.

Dia menegaskan, pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan irigasi akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Bondowoso. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...