MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menargetkan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) rampung pada awal Agustus 2026 sebagai bagian dari percepatan konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai hingga tingkat desa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengatakan target tersebut merupakan tindak lanjut instruksi DPD PDI Perjuangan sekaligus langkah memperkuat mesin partai menjelang agenda politik ke depan.
“Kabupaten Madiun termasuk salah satu wilayah yang cukup kuat bagi PDI Perjuangan. Karena itu, sesuai instruksi DPD, pelaksanaan Musran harus selesai pada awal Agustus,” kata Fery, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, mulai Rabu (29/7/2026), DPC bersama jajaran PAC akan menggelar Musran secara bergiliran di seluruh kecamatan. Selain memilih kepengurusan, agenda tersebut juga dirangkai dengan pembentukan pengurus ranting dan anak ranting di tingkat desa.
“Alhamdulillah, prosesnya berjalan. Mulai Rabu besok, kami akan melakukan kegiatan secara bergiliran di masing-masing PAC atau kecamatan untuk melaksanakan Musran dan pembentukan pengurus ranting serta anak ranting di desa-desa,” ujarnya.
Fery menegaskan, percepatan Musran juga menjadi momentum menyiapkan regenerasi kader. DPC meminta seluruh PAC mulai membuka ruang bagi kader-kader muda untuk terlibat dalam kepengurusan ranting tanpa mengesampingkan peran kader senior.
“Penekanan kami kepada teman-teman PAC adalah agar mulai menyiapkan kader-kader muda,” tegasnya.
Menurutnya, pengalaman dan militansi kader senior tetap menjadi fondasi penting bagi partai. Namun, regenerasi harus berjalan agar estafet kepemimpinan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Dalam kepengurusan ranting, kami berharap ada regenerasi dan keterlibatan kader muda. Bukan berarti kami mengesampingkan kader yang lebih senior, tetapi regenerasi memang harus disiapkan sejak sekarang,” jelasnya.
Fery menambahkan, kaderisasi tersebut merupakan investasi politik organisasi dalam menghadapi Pemilu 2029. Karena itu, kader yang disiapkan diharapkan tidak hanya mengisi struktur, tetapi juga memiliki militansi, semangat perjuangan, dan kemampuan menggerakkan partai di tengah masyarakat.
“Kami harus menyiapkan kader-kader untuk menghadapi 2029. Kader yang militan dan memiliki semangat perjuangan sehingga PDI Perjuangan benar-benar memiliki kader pelopor yang siap melanjutkan perjuangan partai,” tandasnya.
Dengan target penyelesaian Musran pada awal Agustus, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun optimistis konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting akan semakin solid sekaligus melahirkan kader-kader penerus yang siap menghadapi agenda politik mendatang. (ahm/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













