Rabu
29 Juli 2026 | 6 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

IMG-20260613-WA0000_copy_596x398

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup yang digelar di GOR Ki Mageti, Magetan, Jumat (12/6/2026).

​Melalui gelaran tahunan yang dijadwalkan berlangsung hingga sepuluh hari ke depan ini, Suyatno menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara pembangunan daerah dan kelestarian alam.

Menurutnya, festival ini merupakan wujud nyata kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, komunitas, pelaku UMKM, hingga para pegiat lingkungan.

​”Kami dari DPRD mengapresiasi dan mendorong acara seperti ini agar dapat terus berlanjut ke depannya,” ujar Suyatno di sela-sela acara.

​​Pantauan di lokasi, ratusan pelaku UMKM tampak berjajar memasarkan produk lokal mereka.

Suyatno menilai, keterlibatan aktif sektor UMKM ini menjadi bukti nyata bahwa roda perekonomian daerah tetap dapat berputar dan meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa harus mengorbankan alam.

​Ia menegaskan, pembangunan ekonomi modern sudah sepatutnya tidak merusak lingkungan sekitar.

​”Justru kita harus menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian ekologi. Kalau bukan kita yang peduli lingkungan, lalu siapa lagi?” tambahnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Suyatno juga menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang lomba lingkungan hidup. Ia berharap, apresiasi ini mampu memotivasi warga Magetan lainnya untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga bumi.

​Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, Saif Muchlisun, menjelaskan alasan di balik pemilihan bambu sebagai ikon utama dalam festival tahun ini.

​Saif menyebut, tanaman bambu memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis yang sangat tinggi. Secara fungsi alam, bambu efektif dalam menyerap karbon dan menyimpan cadangan air tanah. Di sisi lain, bambu juga menyimpan potensi industri kreatif yang sangat luas.

​”Bambu bisa dikembangkan menjadi berbagai produk kreatif lainnya. Satu bambu, seribu manfaat,” kata Saif.

​Melalui festival ini, DLHP Magetan berupaya mengawinkan edukasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain pameran produk UMKM lokal, festival ini juga dimeriahkan oleh pentas seni tradisional menggunakan alat musik bambu seperti angklung dan suling, serta berbagai workshop kerajinan tangan dan budidaya anggrek.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kota Batu Dorong Perwali Usai Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Disahkan

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu meminta Pemerintah Kota Batu segera menyusun Peraturan Wali Kota ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Kawal Aspirasi Warga, dari Penambahan SMA hingga Kepastian Status Lahan

Anggota Komisi C DPRD Jatim Fuad Benardi mengawal aspirasi warga Surabaya terkait penambahan SMA negeri, status ...
KRONIK

Megawati Kenalkan Pancasila ke Deputi PM Kamboja, Hun Many Dukung Jadi Inspirasi Keharmonisan Dunia

Deputi PM Kamboja Hun Many mengapresiasi Pancasila yang diperkenalkan Megawati Soekarnoputri dan mendukung ...
KRONIK

Soroti Kualitas Air dan IPAL Dapur MBG, DPRD Ponorogo Desak BGN Tutup Permanen SPPG “Bandel”

PONOROGO – DPRD Kabupaten Ponorogo mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi total operasional Satuan ...
LEGISLATIF

Yordan Dorong Pemuda Bangun Usaha Berkelompok, Karang Taruna Jadi Mentor

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendorong generasi muda membangun ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi: Trenggalek Student League Jadi Kawah Candradimuka Lahirkan Pesepak Bola Muda

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Trenggalek Student League 2026 menjadi ajang lahirnya pesepak bola ...