Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tradisi Tumpeng Sewu, Bupati Ipuk Sebut Simbol Gotong Royong

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-22052026

BANYUWANGI – Warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kembali menggelar tradisi Tumpeng Sewu, pada Kamis (21/5/2026) malam. Ribuan warga memadati sepanjang jalan desa, menikmati makan tumpeng bersama dalam suasana guyub.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut hadir menikmati tumpeng bersama masyarakat. Menurut dia, tradisi ini menjadi salah satu simbol kekuatan budaya lokal Banyuwangi. Tradisi masyarakat Osing tersebut mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang terus dijaga hingga kini.

“Ini adalah bagian kekuatan lokal yang akan terus kita promosikan. Budaya gotong royong seperti ini tidak dimiliki semua daerah. Ini merupakan kelebihan Desa Kemiren yang harus terus dilestarikan,” ujar Ipuk.

Ipuk mengapresiasi komitmen masyarakat Osing Kemiren yang terus menjaga tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman. Politisi PDI Perjuangan itu menilai, keterlibatan warga secara sukarela menyiapkan ribuan tumpeng untuk dinikmati bersama menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial masyarakat.

Tumpeng Sewu merupakan ritual turun-temurun masyarakat Osing sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan. Tradisi ini rutin digelar setiap tahun sepekan sebelum Hari Raya Iduladha.

Dalam pelaksanaannya, warga menyajikan ribuan tumpeng lengkap dengan lauk khas Osing berupa pecel pitik dan lalapan. Pecel pitik merupakan olahan ayam kampung panggang dengan parutan kelapa dan bumbu khas Osing yang menjadi menu wajib dalam tradisi tersebut.

Tak hanya warga lokal, wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ikut menikmati suasana kebersamaan yang tercipta selama acara berlangsung.

Pengunjung asal Semarang, Ati, mengaku terkesan dengan kerukunan masyarakat Kemiren.

“Warganya rukun dan guyub. Masakannya juga lezat. Tadi sampai nambah dua kali,” ujarnya.

Sebelum prosesi makan bersama dimulai, warga menggelar ritual Ider Bumi dengan mengarak barong mengelilingi desa. Barong diberangkatkan dari dua arah berbeda, timur dan barat, lalu bertemu di depan Balai Desa Kemiren.

Warga kemudian menggelar doa bersama untuk memohon keselamatan serta dijauhkan dari bencana dan penyakit.

Rangkaian tradisi juga diisi ritual mepe kasur dan Mocoan Lontar Yusup semalam suntuk. Tradisi pembacaan naskah kuno tentang kisah Nabi Yusuf tersebut diyakini sebagai bentuk selamatan dan tolak bala.

“Ini merupakan wujud syukur kami kepada Allah atas limpahan rezeki selama satu tahun, sekaligus doa agar kami selalu diberi keselamatan dan dihindarkan dari bala,” ujar Kepala Desa Kemiren, Muhammad Arifin.

Pelestarian budaya yang konsisten membuat Desa Kemiren mendapat berbagai penghargaan nasional hingga internasional. Pada 2025, desa tersebut meraih The 5th ASEAN Homestay Award dalam ajang ASEAN Tourism Award di Malaysia.

Di tahun yang sama, Desa Kemiren juga masuk jaringan desa wisata terbaik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, desa ini meraih juara II Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 kategori Kelembagaan dan SDM dari Kementerian Pariwisata RI. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...