Minggu
19 April 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Ibu, Ribuan Pelajar Banyuwangi Sampaikan Tanda Cinta pada Ibu

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani.-24122025

BANYUWANGI – Peringatan Hari Ibu di Banyuwangi diwarnai dengan aksi kreatif ribuan pelajar yang menyampaikan tanda cinta pada sosok seorang ibu. Kreativitas itu dituangkan mulai dalam bentuk gambar, surat hingga “pengakuan langsung” pada acara yang dikemas dalam Festival Hari Ibu di Pendopo Sabha Swagata, Senin (22/12/2025).

Festival Hari Ibu itu diikuti oleh 1200 pelajar, mulai tingkat SD, SMP dan SMA se-Banyuwangi. Sebelumnya,mereka mengirimkan kreativitas dalam tiga kategori lomba, yakni poster dan wawarah/presentasi dengan tema “Ibu Cahaya dalam Setiap Langkah”, dan surat untuk bupati.

Para finalis berkesempatan tampil langsung di hadapan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Salah satunya adalah Devi Syifa Zaskya, siswi kelas 4 dari SDIT AL Uswah Banyuwangi. Ia menceritakan bagaimana peran ibu yang sangat berarti dalam hidupnya.

“Ibu itu suka berbohong; lelah tapi bilang tidak. Bilang sudah makan, padahal lapar. Itulah keistimewaan ibu,” ujar Kya, sapaan akrabnya.

“Semoga ibu kita selalu sehat dan diberi umur yang panjang,” tambahnya.

Bupati Ipuk memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah tampil dengan baik. Ia pun memeluk setiap anak dengan hangat.

“Terima kasih anak-anakku semua atas penghargaan kalian untuk ibunya. Jadikan semua jasa dan pengorbanan ibu menjadi motivasi dan inspirasi bagi kalian untuk berbakti dan menjadi yang terbaik di masa depan,” kata Ipuk usai menyaksikan penampilan para finalis lomba.

Menurut Ipuk, ibu berperan strategis tidak hanya dalam kehidupan keluarga, tapi juga masyarakat dan bangsa. Karena ibulah madrasah pertama, pendidik yang menanamkan niai-nilai karakter pada anak.

“Di balik generasi yang tangguh dan masyarakat yang berdaya, ada peran ibu yang mendidik dan menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal anak dalam mengarungi kehidupannya,” jelas Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, untuk memaksimalkan peran strategis seorang ibu, Pemkab Banyuwangi akan melakukannya lewat kebijakan dan program pemberdayaan. Dimulai dari perencaaan pembangunan inklusif yang melibatkan perempuan dan anak serta kebijakan ramah perempuan dalam akses pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan ruang partisipasi publik yang aman.

“Kami ingin para ibu tidak hanya kuat di ranah domestik, tetapi juga percaya diri memimpin di ruang ekonomi dan sosial. Salah satunya lewat pemberdayaan melalui bantuan modal usaha, pelatihan dan lainnya,” tandas Ipuk. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...