SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, siap mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan pembangunan Surabaya yang berkelanjutan.
Hal tersebut menindaklanjuti mandat DPP PDI Perjuangan yang memina tiap kader melakukan kerja inovatif dalam melayani rakyat, terutama warga tidak mampu.
“Maka kami mengajak masing-masing untuk harapan ke depan, terkait harapan saya ke depan, pembangunan ini bisa diwarnai dengan para Gen Z,” ujarnya, saat ditemui usai halal bihalal di Surabaya, Minggu (12/4/2026).
Eri menyebut, hingga kini pihaknya terus menguatkan program berbasis anak muda. Mulai dari dana stimulan Rp5 juta per RW setiap bulan untuk kegiatan kreatif, alokasi anggaran Rp47 miliar untuk intervensi dan pemberdayaan Gen-Z, hingga Rusunami, khusus pasangan muda dengan harga hunian mulai Rp100 juta.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga merangkul berbagai komunitas yang aktif di kegiatan kepemudaan. Seperti Surabaya T-Keeper, Indo Runner Surabaya, Komunitas Ketimbang Ngemis, dan Kejar Mimpi Surabaya.
Selanjutnya terkait pendidikan, Eri menyebut telah disiapkan program yang tidak hanya setara, tapi juga inklusif. Salah satunya Sekolah dan Asrama Anak Jalanan. Sebuah program pendidikan dan asrama untuk anak jalanan hingga lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan.
Ada pula beasiswa Paud/TK sebesar Rp50 ribu/bulan untuk keluarga kurang mampu, seragam dan perlengkapaan sekolah gratis untuk keluarga miskin (gamis), beasiswa pemuda tangguh untuk SMA/SMK, hingga program 1 keluarga 1 sarjana yang dikelola melalui skema beasiswa pemuda tangguh.
Program-program tersebut akan terus dimaksimalkan demi membentuk generasi berkualitas, yang hak pendidikannya terpenuhi untuk membangun Jawa Timur di masa depan.
“Akan dimulai dilakukan dengan melibatkan banyak generasi. Bagaimana mengolaborasikan dari yang ada termasuk dengan tadi, membangun Jawa Timur yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan DPP PDI Perjuangan, Abdullah Azwar Anas, turut menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Salah satunya, terkait inovasi yang perlu digencarkan, mengutamakan kerja kerakyatan yang transparan, dan berdampak.
“Saya lihat progres DPD ini adalah proses dari menjangkau generasi muda. Inilah tiga aspek yang sering diingatkan dpp transformasi pengelolaan sumber daya, transformasi kerja pemenangan, transformasi isu dan kemitraan,” jelasnya.
“Tiga landasan program, yakni gotong royong, inilah kekuatan kita. Melibatkan tiga pilar Partai penting. Terima kasih pada DPD dan DPC,” tandasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













