Kamis
08 Oktober 2026 | 10 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bakal Jadi Percontohan Nasional, Pemkot Surabaya Targetkan Pemutakhiran DTSEN Tuntas Bulan Ini

pdip-jatim-250916-sosialisasi-kpk-EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang rencananya akan dilakukan 1-31 Oktober 2025.

Pemutakhiran DTSEN akan dilakukan berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya. Kader Surabaya Hebat (KSH) yang telah lulus seleksi pelatihan pemuktahiran data akan turut serta membantu proses tersebut.

“Semuanya turun bareng, ada pegawai kita, ada BPS juga, dan kader (KSH) yang sudah lulus sertifikasi,” jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (30/9/2025).

Dia menargetkan, DTSEN Kota Surabaya akan tuntas seluruhnya pada Oktober 2025. Sebab, DTSEN Kota Surabaya nantinya akan dijadikan percontohan nasional.

“Oktober ini selesai. Karena kita dibuat percontohan nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, menegaskan pentingnya program DTSEN ini sebagai fondasi kebijakan yang akurat.

Pemkot Surabaya juga diketahui telah melakukan pelatihan petugas pemutakhiran yang berlangsung dari 25-28 September 2025.

Pelatihan tersebut sangatlah penting guna meningkatkan keakuratan data sebelum nantinya petugas akan melakukan pendataan secara “door to door” pada bulan Oktober 2025.

“DTSEN adalah program strategis pemerintah untuk menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi warga dengan mencocokkannya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” jelas Fikser.

Menurutnya, pemutakhiran data terdapat tiga tujuan utama. Yakni agar pemerintah memiliki satu sumber data yang sama.

Kedua, menjamin program yang diterjunkan pemerintah tepat sasaran, dikarenakan kondisi perekonomian masyarakat yang dinamis.

“Tanpa data terbaru, bantuan sosial akan berisiko salah sasaran. Ini adalah upaya kami meminimalisir inclusion error dan exclusion error,” ujarnya.

Sedangkan yang ketiga, ialah pembangunan jangka panjang, untuk mendukung pembangunan jangka panjang dibutuhkan data dan perencanaan yang akurat.

“Khususnya dalam merancang intervensi di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan berbasis bukti (evidence-based),” pungkas dia. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...