Sabtu
11 Juli 2026 | 5 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Capai Target Swasembada Pangan, Banyuwangi Kolaborasi dengan Sejumlah Pihak

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-15032025

BANYUWANGI – Sebagai upaya mendukung swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Tujuannya, mencapai target swasembada pangan daerah, yakni luas tanam padi dan serapan gabah petani.

Upaya tersebut direalisasikan dalam bentuk Penandatanganan Komitmen Bersama Realisasi Percepatan Serapan Gabah atau Beras Dalam Mencapai Swasembada Pangan Banyuwangi, saat Rapat Koordinasi Swasembada Pangan di Kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (13/3/2025).

“Presiden telah menetapkan program Asta Cita. Salah satunya Swasembada Pangan. Hal ini menjadi mandat bagi daerah untuk merealisasikannya,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

“Karena itu, kolaborasi dari semua stakeholder diperlukan agar upaya ini bisa berjalan optimal dan sesuai target,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Penandatanganan Komitmen Bersama dilakukan oleh sejumlah pihak, yakni Dandim 0825, Letkol Arh Joko Sukoyo, Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspita, Perwakilan Polres Banyuwangi, jajaran Pemkab, Ketua Persatuan Perusahaan Penggilingan Padi dan Perwakilan Ketua Gapoktan (gabungan kelompok tani) Kecamatan.

Kegiatan rakor juga turut diikuti Danramil se-Banyuwangi, Koordinator PPL Balai Penyuluhan Pertanian dari 20 kecamatan se Banyuwangi, Ketua Gapoktan Kecamatan se-Banyuwangi dan Perwakilan Kelompok Tani dari Kecamatan Se Banyuwangi.

“Terima kasih atas komitmen bersama yang telah dilakukan. Semua pihak harus bersama-sama berkontribusi untuk mewujudkan target swasembada pangan daerah,” jelas Ipuk.

Target swasembada pangan dari pemerintah pusat untuk Banyuwangi terdiri atas luas tambah tanam (LTT) padi sebesar 151.048 Ha dan target serap gabah petani oleh Bulog sebesar 52.800 ton beras sampai April 2025.

LTT merupakan luas lahan yang ditanami padi dan dipanen dalam setahun. Capaian LTT Banyuwangi pada tahun 2024 lalu adalah sebesar 119.651 Ha.

“Luas baku sawah di Banyuwangi hanya 62.941 hektar. Jika dalam setahun dua kali musim tanam. maka baru tercapai 125.882 ha LTT. Ini berarti harus ada tambahan luas tanam padi sekitar 30 ribu hektar pada tahun ini. Inilah yang harus kita upayakan bersama,” tutur Ipuk.

Ipuk juga memaparkan sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk mencapai target LTT 2025. Salah satunya, memperketat izin pembangunan di atas lahan persawahan.

“Kebijakan ini diambil untuk melindungi luasan lahan baku derah agar tidak terus berkurang,” kata Ipuk.

Selain itu, pemkab mendorong produktivitas tanaman padi dengan melakukan peningkatan indeks pertanian (IP).

“Kami juga melakukan optimalisasi mekanisasi pertanian dengan alat mesin pertanian (alsintan),” urai Ipuk.

Sementara Dandim 0825, Letkol Arh Joko Sukoyo, mengatakan siap mendukung program pencapaian target swasembada pangan yang dilakukan pemkab dan Bulog.

“Seperti pendampingan untuk percepatan tanam padi hingga pengawalan keberlangsungan panen dan penyerapan gabah oleh Bulog. Kita harus bekerja ekstra, dan tidak bisa bekerja sendiri, harus bareng-bareng,” Letkol Joko. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Penjaringan Calon Ketua Ranting di 21 Kecamatan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar proses penjaringan calon ketua Ranting ...
LEGISLATIF

Said Abdullah Desak Pemerintah Segera Cairkan DBH Rp132 Triliun untuk Ringankan Tekanan Fiskal Daerah

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendesak pemerintah segera mencairkan dana bagi hasil kurang salur Rp132 triliun ...
KRONIK

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, Hj. Ansari Desak Penuntasan Hukum

PAMEKASAN – Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, mendapat perhatian dari ...
KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...