Kamis
23 Juli 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

WeNak jadi Upaya Banyuwangi Entaskan Kemiskinan Pelaku UMKM

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-02092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan bantuan warung naik kelas di Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Senin (2/9/2024).

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelontorkan program Warung Naik Kelas (WeNak) tahun ketiga untuk ratusan pelaku usaha se-Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan langsung secara simbolis untuk 269 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang dijaring dari usulan dari desa atau kelurahan dengan sumber data dari Unit Gawat Darurat Kemiskinan (UGDK) Banyuwangi.

Meski begitu, Pemkab Banyuwangi tetap melakukan verifikasi lapangan, yaitu dengan menyaratkan bahwa calon penerima adalah pelaku usaha yang berada pada taraf kemiskinan, namun unit usahanya masih berjalan.

“Seperti dari wilayah kota, dari 51 usulan, setelah diverifikasi lapangan, 11 tidak dilanjutkan karena tidak ada usahanya,” ujar Ipuk saat penyerahan bantuan program Wenak di Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Senin (2/9/2024).

Dengan verifikasi yang dilakukan, diharapkan para penerima adalah pelaku usaha dengan modal kecil yang dengan bantuan tersebut dapat mengembangkan usahanya. “Nominal per-usaha 1 juta berasal dari APBD penuh,” jelas Ipuk.

Demikian dengan para pelaku yang telah menerima bantuan usaha, Pemkab Banyuwangi juga akan melakukan evaluasi dengan meminta rincian pembelanjaan yang sudah dilakukan.

“Jika periode lalu para pelaku usaha mendapatkan alat usaha, sekarang berbentuk yang bisa dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan pedagang,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Nanin Oktaviantie, menambahkan, Pemkab Banyuwangi melakukan verifikasi lapangan, yaitu dari total 300 usulan yang masuk, realisasinya adalah 269 pelaku usaha.

“Dari 300 pelaku usaha, gugur 31 karena usahanya sudah tidak ada, bisa karena pindah domisili atau yang lainnya,” ujar Nanin.

Untuk para pelaku usaha yang telah lolos pada seluruh tahapan, saat ini bantuan program WeNak telah seluruhnya disalurkan langsung ke rekening penerima melalui Bank Jatim.

Jika ditotal, penerima program WeNak pada tahun ketiga sejak tahun 2022 adalah sebanyak 1.039 penerima di luar penerima program WeNak yang dalam bentuk alat usaha.

“Untuk bantuan WeNak yang alat usaha berasal dari CSR perusahaan dan tahun ini telah diterima oleh 60 pelaku usaha,” tandasnya. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...