Minggu
30 Agustus 2026 | 3 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Tanam Pisang di Lubang Jalan Nasional Solo-Ngawi, Feligia Agit Desak Pusat Lakukan Perbaikan

IMG-20260130-WA0011_copy_443x292

NGAWI – Kondisi infrastruktur di jalur utama Solo-Ngawi kian memprihatinkan. Lubang-lubang menganga yang terseb4ar di sepanjang wilayah Kecamatan Mantingan, Karanganyar, hingga Widodaren kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengendara. Alih-alih menjadi jalur logistik yang aman, rute antarprovinsi ini justru kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Metode tambal sulam yang selama ini dilakukan dinilai hanya menjadi solusi jangka pendek. Memasuki puncak musim penghujan, perbaikan rutin tersebut seolah sia-sia lantaran lubang baru terus bermunculan di titik-titik vital.

Puncaknya, kekecewaan masyarakat meledak dalam aksi protes yang unik sekaligus menyentil. Sejumlah pemuda di Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, nekat menanam pohon pisang di tengah jalan nasional pada pertengahan Januari 2026 lalu. Aksi tersebut terekam kamera warga, viral di media sosial, dan menjadi simbol kritik pedas atas lambatnya penanganan kerusakan jalan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, Feligia Agit Hendiadi, menyatakan keprihatinannya sekaligus rasa geram. Menurutnya, jalan tersebut adalah urat nadi transportasi yang tidak boleh dibiarkan rusak dalam waktu lama.

“Kondisi jalan nasional yang penuh lubang ini menjadi perhatian serius kami. Sangat wajar jika warga mengeluh, bahkan hingga viral, karena ini menyangkut nyawa pengguna jalan,” tegas Agit, Jumat (30/1/2026).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi tersebut bergerak cepat melakukan langkah koordinasi. Mengingat status jalur tersebut adalah Jalan Nasional, kewenangan perbaikannya berada di bawah pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

Agit mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkomunikasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ngawi untuk mendesak Kementerian terkait agar segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU agar segera bersurat secara resmi ke Kementerian. Kami minta agar segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang lebih serius dan berkualitas,” pungkasnya. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...