Minggu
12 Juli 2026 | 4 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Probolinggo Tertibkan Penjual Pupuk Nakal, HET Rp 112 Ribu dijual 150

IMG-20230414-WA0005_copy_1128x676_copy_846x507

KABUPATEN PROBOLINGGO – Wakil Bupati Probolinggo mengantongi data kios pupuk yang menjual dengan nominal di atas harga eceran tertinggi (HET). Data didapat usai melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah distributor maupun pengecer.

Menurut Wabup Timbul Prihanjoko pada Jumat (14/4/2023), sidak dilaksanakan beberapa hari lalu menyasar sejumlah kecamatan. Yakni Maron, Banyuanyar, Gending dan Pajarakan.

Tak hanya menyidak distributor, kios pupuk berskala kecil pun tidak luput dari penelusuran Satgas BUS PATAS Pupuk Kabupaten Probolinggo bersama wabup. Bagi mereka yang menjual tidak sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), maka langsung ditindak dengan surat teguran tertulis.

Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko mengemukakan pihaknya memang sedang gencar menyidak kios-kios pupuk bersubsidi. Hal ini seiring maraknya pengaduan masyarakat kepada tim Satgas di Kabupaten Probolinggo terkait kelangkaan pupuk.

“Dari sidak hari ini diketahui rata-rata mereka menjual pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan ketentuan HET. Jadi para petani membeli pupuk subsidi jenis Urea dengan harga Rp 150 ribu. Hal ini melampaui HET yang sebesar Rp 112.500 ribu,” jelas Wabup dari PDI Perjuangan ini.

Dengan hasil temuan tersebut Wabup Timbul mengatakan, pihaknya akan menyiapkan langkah selanjutnya. Untuk sementara ini berupa shock terapi berupa teguran langsung dan penertiban. Sekaligus himbauan untuk menjual pupuk bersubsidi dengan HET yang berlaku.

“Kami harap kedepan tidak ada lagi distributor dan pengecer yang memainkan harga. Karena ini menyangkut hidup masyarakat petani. Jika teguran ini tidak diindahkan maka akan ada sanksi tegas berupa penutupan kios dan stop beroperasi lagi,” tegasnya.

Selain itu, adanya keseragaman harga jual yang ditemui di lapangan, pihaknya berpendapat bahwa ada kesepakatan yang dibuat oleh distributor dan pengecer pupuk bersubsidi.

Adapun demikian pihaknya berkeyakinan, dengan masifnya sidak pupuk selama ini, kondisi yang meresahkan petani ini akan berubah. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Selorejo Awali Musyawarah Ranting PDIP di Kabupaten Blitar, Guntur Wahono: Jadi Contoh Konsolidasi Partai

BLITAR – Perjuangan Kabupaten Blitar memulai Musyawarah Ranting (Musran) dari Kecamatan Selorejo yang menjadi ...
KABAR CABANG

Perkuat Struktur Partai, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Musran di 4 Kecamatan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan secara serentak menggelar ...
KRONIK

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan, Senduro Jadi Simbol Keberagaman di Lumajang

LUMAJANG – Menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui ajakan untuk saling menghormati, tetapi juga dengan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Penjaringan Calon Ketua Ranting di 21 Kecamatan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar proses penjaringan calon ketua Ranting ...