Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol GGL.
SURABAYA — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Indah Kurnia, mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah utama mencegah penyakit tidak menular yang berpotensi mematikan.
Hal itu disampaikan dalam berbagai kegiatan sosialisasi Komisi IX DPR RI di tengah masyarakat.
Menurut Indah, penyakit tidak menular seperti kanker, diabetes, hipertensi, hingga stroke kini menjadi ancaman serius karena sering tidak disadari sejak awal, namun memiliki risiko kematian tinggi.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari penyakit tidak menular,” tegas Indah Kurnia, Kamis (30/4/2026).
Selain edukasi, Indah menyebut pihaknya juga aktif mendorong pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari deteksi dini.
Langkah ini dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan segera mendapatkan penanganan.
“Dengan pemeriksaan gratis, penyakit bisa diketahui lebih cepat sehingga penanganannya juga lebih optimal,” jelasnya.
Indah menegaskan bahwa kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus digencarkan secara masif, bahkan hingga tingkat lingkungan terkecil seperti Rukun Warga (RW).
Edukasi ini mencakup pola makan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan hidup sehat sehari-hari.
“Literasi kesehatan harus terus ditingkatkan agar masyarakat mampu menjaga kesehatannya secara mandiri,” katanya.
Indah juga mengingatkan masyarakat untuk mengontrol konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Menurutnya, kebiasaan konsumsi berlebihan terhadap tiga komponen tersebut menjadi salah satu pemicu utama penyakit tidak menular.
“Yang paling mudah diingat itu GGL. Gula, garam, dan lemak harus dikontrol. Boleh makan apa saja, tapi tetap harus seimbang,” tegasnya.
Ia mencontohkan makanan favorit seperti bakso yang tetap bisa dikonsumsi, namun harus dibatasi dan diimbangi dengan pola makan sehat lainnya.
Lebih lanjut, Indah mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan pola makan dengan aktivitas fisik, istirahat cukup, serta memanfaatkan informasi kesehatan yang kini mudah diakses melalui media digital.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Dengan pola hidup yang seimbang, risiko penyakit tidak menular bisa ditekan,” pungkas legislator dari Dapil Surabaya-Sidoarjo itu. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










