Rabu
01 Juli 2026 | 2 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

pdip jatim 260430 inkur sosialisasi

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol GGL.

SURABAYA — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Indah Kurnia, mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah utama mencegah penyakit tidak menular yang berpotensi mematikan.

Hal itu disampaikan dalam berbagai kegiatan sosialisasi Komisi IX DPR RI di tengah masyarakat.

Menurut Indah, penyakit tidak menular seperti kanker, diabetes, hipertensi, hingga stroke kini menjadi ancaman serius karena sering tidak disadari sejak awal, namun memiliki risiko kematian tinggi.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari penyakit tidak menular,” tegas Indah Kurnia, Kamis (30/4/2026).

Selain edukasi, Indah menyebut pihaknya juga aktif mendorong pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari deteksi dini.

Langkah ini dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan segera mendapatkan penanganan.

“Dengan pemeriksaan gratis, penyakit bisa diketahui lebih cepat sehingga penanganannya juga lebih optimal,” jelasnya.

Indah menegaskan bahwa kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus digencarkan secara masif, bahkan hingga tingkat lingkungan terkecil seperti Rukun Warga (RW).

Edukasi ini mencakup pola makan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan hidup sehat sehari-hari.

“Literasi kesehatan harus terus ditingkatkan agar masyarakat mampu menjaga kesehatannya secara mandiri,” katanya.

Indah juga mengingatkan masyarakat untuk mengontrol konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Menurutnya, kebiasaan konsumsi berlebihan terhadap tiga komponen tersebut menjadi salah satu pemicu utama penyakit tidak menular.

“Yang paling mudah diingat itu GGL. Gula, garam, dan lemak harus dikontrol. Boleh makan apa saja, tapi tetap harus seimbang,” tegasnya.

Ia mencontohkan makanan favorit seperti bakso yang tetap bisa dikonsumsi, namun harus dibatasi dan diimbangi dengan pola makan sehat lainnya.

Lebih lanjut, Indah mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan pola makan dengan aktivitas fisik, istirahat cukup, serta memanfaatkan informasi kesehatan yang kini mudah diakses melalui media digital.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Dengan pola hidup yang seimbang, risiko penyakit tidak menular bisa ditekan,” pungkas legislator dari Dapil Surabaya-Sidoarjo itu. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ratusan Pecatur Muda Gresik Berlaga di Soekarno Cup 2

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar turnamen Catur Soekarno Cup 2 Gresik Junior Chess Fighter ...
KRONIK

Banggar DPR Sepakati Anggaran Sekolah Swasta Gratis pada RAPBN 2027

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI resmi menyepakati tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor ...
KRONIK

Menghidupkan Marhaenisme di Hutan Jono: Saat Gotong Royong Petani Menjinakkan Paceklik Ekonomi

BOJONEGORO – Di tengah bayang-bayang pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli yang kian menjepit masyarakat bawah, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Batu Minta Tiga Raperda Strategis Segera Diimplementasikan

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu meminta tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis yang telah ...
KABAR CABANG

Airlangga Pribadi: Tantangan Kemerdekaan Kini Hadir dalam Ketimpangan Ekonomi Digital

Airlangga Pribadi Kusuma menilai tantangan kemerdekaan Indonesia kini hadir dalam ketimpangan ekonomi digital. ...
KRONIK

Pawai Muharram Sumenep, Ajang Pembentukan Karakter Generasi Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melapas Pawai Muharram 1448 Hijriah di depan Labang Mesem, pada ...