NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik dan Bimbingan Teknis Produksi Konten Video yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk.
Kang Marhaen menuturkan, kegiatan yang digelar di Aula SMPN 2 Nganjuk pada Kamis (30/4/2026) itu sangat penting dilakukan untuk membekali para guru dan tenaga pendidikan dalam memproduksi konten untuk kepentingan sekolahnya.
“Kegiatan ini adalah untuk membekali para guru, tenaga kependidikan untuk membuat konten-konten, bikin akun untuk apa? Satu promosi sekolahannya. Yang kedua apa? Mengeksplor dunia pendidikan. Saya pikir bagus,” ujar Kang Marhaen yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk
Kang Marhaen menilai PWI Nganjuk telah menjadi partner yang baik bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dalam semua hal yang berkaitan dengan jurnalistik.
Kang Marhaen berharap kegiatan semacam ini tidak hanya digelar secara insidental dalam setahun sekali, melainkan dapat berlanjut setiap beberapa bulan.
Menurut Kang Marhaen, guru dan tenaga kependidikan memerlukan ilmu-ilmu baru, salah satunya adalah membuat konten menarik untuk kepentingan sekolahnya masing-masing.
“Kalau bisa ya tidak hanya 1 tahun sekali, bisa berapa bulan nanti. Karena guru-guru dan tenaga kependidikan tentunya kan perlu adanya ilmu-ilmu baru. Nah, sekarang ilmu baru apa? bikin konten,” ujar Bupati.
“Sekarang masyarakat tidak baca berita yang panjang, tapi video-video pendek yang di situ mengenal apa yang dilakukan oleh warga sekolah ya. Misalnya cara belajarnya anak-anak, cara mengajarnya guru, lingkungan sekolah bisa dieksplor, bisa dibuat konten diunggah di TikTok, di Snack Video. di IG, di Facebook dan seterusnya. Ini menarik,” sambungnya.

Kolaborasi Dinas Pendidikan dan PWI
Untuk diketahui, kegiatan Diklat Jurnalistik dan Bimbingan Teknis Produksi Konten Video bagi guru SMPN Se- Kabupaten Nganjuk ini merupakan kegiatan yang digelar oleh PWI Nganjuk bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk dan MKKS Nganjuk.
Kegiatan ini dinilai perlu untuk digelar agar kedepannya para guru dan tenaga kependidikan di Nganjuk dapat lebih memahami dunia jurnalistik dan lebih menguasai teknis produksi konten video untuk promosi sekolahnya.(eng/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










