Kamis
16 Juli 2026 | 11 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Antok Silaturahmi Bareng Tokoh Silat se-Ngawi

IMG-20230116-WA0011_copy_900x507

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menjadi pembicara Focus Group Discussion (FGD) tentang upaya menjaga kerukunan dan menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

Acara yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ngawi itu dihadiri para tokoh organisasi pencak silat di Kabupaten Ngawi.

Para tokoh pencak silat yang hadir mengikuti kegiatan itu, seperti dari PSHT, IKS PI, Gubub Remaja, Pagar Nusa, dan lain sebagainya. Para pesilat yang hadir merupakan tokoh masing-masing organisasi silat, serta pengurus di tingkat Kabupaten Ngawi.

Selain menyimak dan berdiskusi mengenai kerukunan dan menjaga rasa aman di Kabupaten Ngawi, pada FGD tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen antar insan pesilat di Kabupaten Ngawi.

Pakta sebagai bentuk pernyataan sikap dan kesepakatan bersama untuk setia kepada NKRI, menjalin persaudaraan, menghilangkan rasa permusuhan, dan senantiasa mengedepankan koordinasi.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko yang juga ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ngawi itu menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut.

Wabup Antok turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mempersatukan seluruh insan pesilat di Kabupaten Ngawi itu. Khususnya perihal komitmen untuk terus menjaga kerukunan dan keamanan di Kabupaten Ngawi.

“Menjaga kerukunan dan keamanan, merupakan bentuk tanggung jawab bersama sebagai bagian dari masyarakat,” kata Wabup Antok.

Pria yang juga ketua PSHT Kabupaten Ngawi itu ingin, kedepan jalinan silaturahmi sesama komunitas pesilat di Kabupaten Ngawi terus terjaga. Tidak perlu menunggu momen-momen formal, akan tetapi komunikasi informal bisa terus dijalin dengan baik.

Bagi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu, komunikasi informal, seperti sarasehan yang rutin dilaksanakan akan menciptakan hubungan yang harmoni, baik antar personal pesilat, maupun antar lembaga organisasi pemcak silat.

“Hal itu semata-mata hanya untuk menjaga kerukunan antar sesama pesilat. Tidak terbatas pada urusan organisasi IPSI saja,” ujar Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Adapun FGD yang dihadiri para tokoh dan pengurus organisasi pesilat di Kabupaten Ngawi itu juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Salah satunya Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Heru Kusnindar.

FGD yang digagas Bakesbangpol Kabupaten Ngawi tersebut dilaksanakan pada Jumat malam (14/1/2023) beberapa waktu yang lalu. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...