Sabtu
12 September 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Top! Kabupaten Ngawi Raih WTP 10 Kali Beruntun

IMG-20230527-WA0012_copy_900x507

NGAWI – Kabupaten Ngawi kembali memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2022. Daerah yang dipimpin Kader PDI Perjuangan ini, berhasil membukukan opini WTP ke-10 kalinya secara berturut-turut.

Predikat WTP diterimakan kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono oleh BPK perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, pada Kamis lalu (25/5).

Tidak hanya mendapatkan opini WTP ke-10 kalinya berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Ngawi dibawah kepemimpinan kader Banteng juga termasuk dari seglintir kabupaten/kota di Jawa Timur yang mendapatkan predikat terbaik terkait tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan. Kota Ramah, termasuk salah satu dari empat daerah berkategori terbaik.

Bupati Ony mengatakan, pada tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan, telah dijalankan hampir menyentuh 100 persen. Secara angka, nilainya mencapai 97,1 persen. Nyaris diselesaikan dengan sempurna.

“Kekurangannya hanya 2,9 persen. Artinya hampir semua tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan dari BPK Jawa Timur dijalankan,” kata Bupati Ony kepada awak media pada Jumat kemarin (26/5/2023).

Bupati Ony menyampaikan, penerimaan opini WTP ke-10 kalinya menandakan kualitas dari pihak-pihak yang berkaitan di Kabupaten Ngawi semakin baik. Pun halnya dengan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan yang hampir 100 persen sebagai tanda pengelolaan keuangan daerah yang juga semakin baik. Bupati Ony berharap, kualitas yang sudah baik itu dapat terus dijaga.

“Kualitas dari PPK (pejabat pembuat komitmen), PPTK, kontraktor, semakin baik. Harapannya hal ini bisa terus dijaga dan semakin ditingkatkan,” ucap Bupati Ony kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi.

Menurut Bupati Ony, ketika tata kelola keuangan daerah sudah dilaksanakan dengan baik, bertanda semakin kecil juga potensi penyimpangan. Dengan demikian, apabila tidak ada penyimpangan, maka implementasi dan realisasi APBD bisa dirasakan oleh warga masyarakat Kabupaten Ngawi. Dengan kata lain, kesejahteraan warga masyarakat juga akan tercapai.

“Masyarakat semakin dapat merasakan akses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, juga infrastruktur. Sehingga kesejahteraan masyarakat juga bisa tercapai,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...