Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti Desak Seluruh Jalur Wisata TNBTS Ditutup Total, Antisipasi Karhutla Meluas

pdip-jatim-220921-pameran-anggrek-dewanti

Dewanti Rumpoko mendesak seluruh jalur wisata TNBTS ditutup total menyusul karhutla. Keselamatan wisatawan dan petugas harus menjadi prioritas.

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendesak seluruh jalur kunjungan wisatawan menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup total menyusul kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Dewanti, penutupan seluruh akses wisata merupakan langkah taktis untuk mencegah risiko yang lebih besar, terutama ketika kondisi vegetasi mengering akibat kemarau ekstrem dan tiupan angin kencang membuat api berpotensi cepat menjalar.

“Harus ditutup total sebagai antisipasi hal-hal yang tidak terduga yang merugikan publik,” tegas Dewanti Rumpoko, Jumat (11/9/2026).

Mantan Wali Kota Batu ini mengatakan, keselamatan masyarakat, wisatawan, maupun petugas yang berada di lapangan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan karhutla di kawasan TNBTS.

Karena itu, ia meminta penutupan tidak hanya dilakukan pada satu akses, tetapi mencakup seluruh jalur menuju kawasan wisata tersebut.

“Baik dari Malang, Probolinggo, Pasuruan maupun Lumajang,” ujarnya.

Dewanti juga mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempertimbangkan penetapan status darurat karhutla secara lebih luas. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan apabila kebakaran terus meluas.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan, kondisi alam selama musim kemarau ekstrem membuat potensi kebakaran semakin sulit diprediksi. Angin kencang dapat mempercepat pergerakan api sekaligus menyulitkan proses pemadaman.

Sementara itu, Balai Besar TNBTS bersama unsur gabungan masih melakukan upaya pemadaman terhadap titik-titik api yang tersisa.

Dewanti menilai langkah antisipasi harus dilakukan secara menyeluruh agar penanganan karhutla tidak terlambat dan tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat maupun wisatawan.

Bagi wisatawan yang telah memesan tiket, pengelola TNBTS menyediakan opsi pengembalian dana (refund) maupun penjadwalan ulang (reschedule) melalui sistem aplikasi resmi.

Menurut Dewanti, keselamatan harus ditempatkan di atas kepentingan kunjungan wisata. Penutupan akses sementara menjadi pilihan yang lebih aman sampai kondisi kawasan benar-benar dinyatakan memungkinkan untuk kembali menerima wisatawan. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...