JAKARTA – PDI Perjuangan memberi apresiasi kepada para atlet dan ofisial bulutangkis Indonesia yang berhasil merebut kembali gelar paling bergengsi kejuaraan bulutangkis dunia putra, Thomas Cup, setelah mengalahkan regu Tiongkok di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021).
“Luar biasa. Begitu membanggakan. Bulutangkis terbukti menjadi lambang supremasi keunggulan olahraga Indonesia di tingkat dunia. Selamat, sangat mengharukan, Piala Thomas kembali lagi ke Indonesia,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam keterangan persnya, Senin (18/10/2021).
Hasto mengatakan, di tengah menguatnya supremasi Tiongkok, tim bulu tangkis Indonesia secara kolektif hadir sebagai satu kesatuan kekuatan gotong royong dan mampu menghadirkan energi perlawanan dengan mentalitet juara.
Menurutnya, tidak mudah mengalahkan Tiongkok di tengah rasa percaya diri mereka yang begitu besar, namun Indonesia akhirnya berhasil menampilkan kepemimpinan bulu tangkis sebagai juara dunia.
Yang juga membanggakan, tambah Hasto, adalah perjuangan pemain Indonesia yang ditunjukkan sejak penyisihan hingga menang dengan telak melawan Tiongkok di final. Menurutnya, terasa tim Indonesia tampil kompak dan bersemangat untuk merebut piala yang setelah 19 tahun lepas dari Indonesia.
Dia menyebut, keberhasilan tim bulutangkis Indonesia tidak terlepas sari kepemimpinan Presiden Jokowi yang telah memberikan energi positif berupa rasa percaya diri sebagai bangsa besar.
“Apa yang terjadi dengan keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games tahun 2018, dan beragam prestasi di Olimpiade dan Paralimpiade di Tokyo, serta keberhasilan penyelenggaraan PON XX di Papua menunjukkan perhatian yang begitu besar dari Presiden Jokowi terhadap olah raga, telah membangkitkan rasa percaya diri dari seluruh atlet Indonesia,” tegasnya.
Hasto berharap kemenangan tersebut ke depan semakin memicu atlet bulutangkis puteri Indonesia agar mampu merebut Piala Uber.
“Sekali lagi, selamat kepada seluruh atlet bulutangkis dan tim pelatih Indonesia. Anda semua menjadi pelopor dan ikon pencapaian prestasi bulu tangkis Indonesia,” ucap Hasto. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










