Rabu
16 September 2026 | 7 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

pdip jatim 260501 mayday grahadi 1

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke pusat

SURABAYA — Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 digelar di depan Kantor DPRD Jawa Timur, Jumat (1/5/2026). Massa yang terdiri dari buruh dan mahasiswa menyuarakan berbagai tuntutan terkait kebijakan ketenagakerjaan yang dinilai belum berpihak kepada pekerja.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Yordan M. Batara-Goa, yang menemui massa aksi menegaskan seluruh aspirasi buruh akan ditampung dan diteruskan ke pemerintah pusat.

Dalam aksi tersebut, buruh menyuarakan sejumlah tuntutan utama, di antaranya penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, revisi undang-undang perburuhan, serta penolakan terhadap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

“Teman-teman buruh dan mahasiswa menyampaikan tuntutan yang jelas, mulai dari penghapusan outsourcing hingga revisi aturan agar lebih berpihak kepada pekerja,” ujar Yordan.

Selain isu ketenagakerjaan, massa juga mengkritisi sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi, hingga sekolah rakyat.

Menurut Yordan, kritik tersebut merupakan bagian dari aspirasi yang harus disampaikan sebagai bentuk evaluasi kebijakan. “Masukan ini penting agar pemerintah bisa terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Yordan menjelaskan, sebagian besar tuntutan buruh berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, DPRD Jatim tetap memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi tersebut.

“Kami akan meneruskan tuntutan ini ke pemerintah pusat, karena banyak regulasi ketenagakerjaan berada di tingkat nasional,” jelasnya.

Selain itu, DPRD Jatim juga tengah menindaklanjuti persoalan yang dihadapi para pengemudi ojek online (ojol). Rapat bersama driver online dan perangkat daerah dijadwalkan berlangsung pekan depan.

“Selasa nanti kami akan rapat untuk memastikan sistem yang ada bisa lebih berpihak kepada driver online,” ujarnya.

Ia juga menyinggung telah terbitnya kebijakan baru terkait perlindungan driver online sebagai momentum untuk memperbaiki sistem yang ada.

Yordan menegaskan DPRD Jatim akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap realisasi janji pemerintah, khususnya yang pernah disampaikan pada peringatan May Day sebelumnya.

“Kalau ada yang menjadi kewenangan provinsi dan belum dijalankan, tentu akan kami tindak lanjuti. Itu bagian dari fungsi pengawasan kami,” tegasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...
KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...