Minggu
06 September 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TII: PDI Perjuangan Paling Disukai Pemilih Muda

pemilih muda pada acara kpu goes to campus

pemilih muda pada acara kpu goes to campusJAKARTA – PDI Perjuangan paling disukai pemilih muda. Itu hasil survei Transparency Internasional Indonesia (TII) khusus untuk pemilih muda yang dirilis Rabu (26/3/2014) hari ini

“Saat ditanyai parpol mana yang kamu sukai, 15 persen responden mengaku menyukai PDI Perjuangan,” ungkap Kepala Departemen Youth TII, Lia Toriana, saat memaparkan hasil survei di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto Jakarta.

Baca juga: Separo Pemilih Muda Surabaya Pilih Jokowi Presiden

Di posisi kedua, partai Gerindra dan Partai Demokrat sama-sama disukai pemilih muda sebanyak 8 persen responden. Posisi ketiga diduduki Hanura dengan 7 persen responden, sementara PKS dan Golkar sama-sama mendapat ‘like’ sebanyak 5 persen.

Berikutnya, PAN, NasDem, PPP disukai 3 persen responden. Sedang PKB disukai 2 persen, PBB disukai 1 persen responden, dan PKPI meraih 0 persen.

Namun, lanjut Lia, jawaban ‘tidak ada yang suka’ ada sebanyak 34 persen, dan jawaban ‘rahasia’ ada 6 persen dari responden.

Meski demikian, sebagian besar responden masih belum mengetahui pilihan politiknya. Untuk pemilu legislatif DPR, sebanyak 40 persen responden mengaku belum tahu, 36 persen belum punya pilihan, 16 persen masih bisa berubah, dan 8 persen sudah ada pilihan pasti.

Di level DPRD, 46 persen responden mengaku belum tahu, 35 persen belum punya pilihan, 13 persen masih bisa berubah, 6 persen sudah ada pilihan pasti. Sedang di level DPD, urai Lia, hanya 8 persen yang sudah ada pilihan pasti sedangkan 40 persen mengaku belum tahu.

“Untuk pilpres, 21 persen responden belum punya pilihan, 35 persen masih bisa berubah, 24 persen belum tahu, dan 20 persen sudah ada pilihan pasti,” tambah dia.

Survei TII juga menunjukkan sebesar 9,18 persen pemilih muda di Jakarta akan memilih pemimpin yang bersifat jujur di Pemilu 2014. Kejujuran mengalahkan sifat lain termasuk pilihan terhadap unsur penampilan fisik.

Sepuluh sifat yang ditawarkan dalam penelitian, di antaranya, jujur, mampu memimpin, pintar, tegas, perhatian pada rakyat, berwawasan luas, religius, mudah dimengerti, berpenampilan menarik, ganteng dan cantik.

“Pilihan prioritas pada karakter kejujuran ini sangat menarik. Dari sepuluh kata sifat yang ditawarkan, kejujuran menduduki peringkat pertama prioritas mengalahkan kemampuan memimpin dan sosok yang memiliki penampilan fisik yang dulu menjadi jualan laris para calon pemimpin bamgsa,” jelas Lia.

Survei TII melibatkan 993 pemilih muda berusia 17-21 tahun di lima wilayah kotamadya di DKI Jakarta pada 9-22 Februari. Teknik yang digunakan adalah teknik sampling proportionate stratified random sampling dengan margin of error 2,3 persen. (pri/*)

Sumber foto: Viva

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...