Senin
26 Oktober 2026 | 3 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tempati Kantor Sementara, PDI Perjuangan Jatim Gelar Khataman Quran

pdip jatim 260726 khataman quran 1

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menempati kantor sekretariat ke gedung baru dengan menggelar khataman Al-Quran bersama santriwati setempat, Minggu (26/7/2026).

Seperti diketahui, kantor DPD PDI Perjuangan Jatim sementara berpindah lokasi dari Jalan Kendangsari ke kawasan Jalan Jemur Andayani untuk proses renovasi.

Khataman pun berlangsung khidmat. Kegiatan religius yang dimaksudkan untuk membawa keberkahan bagi partai dalam menghadapi dinamika politik Indonesia itu, sukses menambah sejuk area kantor.

Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, KH Abdul Wahab Yahya atau Gus Wahab, menegaskan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an sangat penting sebagai landasan spiritual di tempat baru.

Hal ini, menjadi ikhtiar batin agar kantor tersebut menjadi pusat pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Biar ke depan kantor PDI Perjuangan di sini dipenuhi dengan keberkahan. Karena tidak mudah untuk menjelang (masa depan) yang begitu multikompleks permasalahan Indonesia ini,” ujarnya, saat ditemui di sela khataman.

Menurutnya, tradisi ini sejalan dengan ajaran Islam yang mensunnahkan melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran saat menempati hunian atau kantor baru. Dimana, dengan menyebut nama Tuhan, kantor baru akan selalu mendapatkan pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT.

Langkah ini, lanjutnya, juga menjadi penegasan identitas PDI Perjuangan sebagai partai yang nasionalis sekaligus religius. Gus Wahab menyebut bahwa hadirnya “kaum sarungan” di internal partai menunjukkan bahwa nilai-nilai religius kini berjalan beriringan dengan semangat marhaenisme.

“Kita lantunkan Al-Quran di sini supaya nasionalis ini semakin naik, marhaenisme dan serta religiusnya juga naik sesuai dengan semboyan dulu Pak Soekarno dengan Mbah Wahab,” ungkap Gus Wahab.

Pemilihan hari Minggu sebagai waktu pelaksanaan juga dinilai sangat tepat.

Selain khataman, momentum pindah kantor ini juga dirangkaikan dengan refleksi doa untuk memperingati peristiwa berdarah, Kudatuli (kerusuhan dua puluh tujuh juli 1996).

Peringatan ini pun menjadi manifestasi dari prinsip “Jasmerah” atau jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah.

“Kader partai memberikan penghormatan khusus bagi para pejuang partai yang menjadi korban dalam peristiwa sejarah tersebut agar mereka mendapatkan ketenangan di alam kubur,” sebutnya.

Gus Wahab berharap semangat perjuangan para pahlawan partai 30 tahun silam dapat menjadi pelecut motivasi bagi seluruh kader untuk terus berjuang di masa depan.

“Jangan melupakan sejarah 30 tahun yang lalu. Kita doakan semoga perjuangan-perjuangan itu bisa kita teruskan di masa depan,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...
EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...