Minggu
06 September 2026 | 6 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Stunting, Pemkab Trenggalek Bangun 350 MCK Baru untuk Warga

pdip-jatim-arifin-nggalek-120520-3

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek tahun ini siap membangun sebanyak 350 sarana sanitasi berupa tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) baru. MCK itu dibangun di rumah warga 10 desa prioritas penanganan stunting di 7 kecamatan.

Harapannya, pembangunan jamban massal itu bakal mendorong pengurangan angka stunting di Trenggalek. Pembangunan MCK itu ditandai dengan peletakan batu pertama di salah satu rumah warga di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (7/7/2020).

“Kami ingin di Kabupaten Trenggalek masyarakatnya, selain sejahtera, juga memiliki kualitas hidup yang lebih baik dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” kata Nur Arifin.

Karena untuk mengurangi angka stunting, tambah Mas Ipin, sapaan akrabnya, pembangunan tempat MCK diutamakan untuk rumah yang dihuni ibu hamil atau bayi usia maksimal 3 tahun.

“Agar kualitas hidup ibu hamil dan anak kecil lebih baik. Sehingga stunting bisa kami tekan untuk terus menurun,” sambung bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini.

Selain Ngrandu, pembangunan jamban di Kecamatan Suruh juga merambah ke desa Nglebo, Puru, dan Mlinjon.

Selain itu, juga ke desa Cakul di Kecamatan Dongko, Desa Kayen di Kecamatan Karangan, dan Desa Dawuhan di Kecamatan Trenggalek.

Juga Desa Kedunglurah di Kecamatan Pogalan, Desa Jajar di Kecamatan Gandusari, dan Botoputih di Kecamatan Bendungan.

Desa-desa sasaran itu merupakan desa yang tercatat prefelansi stuntingnya masih tinggi. Yakni di atas 20 persen.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Trenggalek Muyono menjelaskan, pihaknya mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat Rp 3,5 miliar untuk membangun seluruh jamban itu.

“Jadi per rumah menerima bantuan Rp 10 juta,” tutur Muyono.

Secara umum, Muyono menyebut, masih ada sekitar 24 persen warga Trenggalek yang belum punya sarana sanitasi yang sehat.

“Kami berharap secara bertahap semua bisa terlayani dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan. Karena tiap tahun kami mengusulkan ke pusat,” ucap dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...