Rabu
09 September 2026 | 4 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekan Stunting, Pemkab Trenggalek Bangun 350 MCK Baru untuk Warga

pdip-jatim-arifin-nggalek-120520-3

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek tahun ini siap membangun sebanyak 350 sarana sanitasi berupa tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) baru. MCK itu dibangun di rumah warga 10 desa prioritas penanganan stunting di 7 kecamatan.

Harapannya, pembangunan jamban massal itu bakal mendorong pengurangan angka stunting di Trenggalek. Pembangunan MCK itu ditandai dengan peletakan batu pertama di salah satu rumah warga di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (7/7/2020).

“Kami ingin di Kabupaten Trenggalek masyarakatnya, selain sejahtera, juga memiliki kualitas hidup yang lebih baik dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” kata Nur Arifin.

Karena untuk mengurangi angka stunting, tambah Mas Ipin, sapaan akrabnya, pembangunan tempat MCK diutamakan untuk rumah yang dihuni ibu hamil atau bayi usia maksimal 3 tahun.

“Agar kualitas hidup ibu hamil dan anak kecil lebih baik. Sehingga stunting bisa kami tekan untuk terus menurun,” sambung bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini.

Selain Ngrandu, pembangunan jamban di Kecamatan Suruh juga merambah ke desa Nglebo, Puru, dan Mlinjon.

Selain itu, juga ke desa Cakul di Kecamatan Dongko, Desa Kayen di Kecamatan Karangan, dan Desa Dawuhan di Kecamatan Trenggalek.

Juga Desa Kedunglurah di Kecamatan Pogalan, Desa Jajar di Kecamatan Gandusari, dan Botoputih di Kecamatan Bendungan.

Desa-desa sasaran itu merupakan desa yang tercatat prefelansi stuntingnya masih tinggi. Yakni di atas 20 persen.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Trenggalek Muyono menjelaskan, pihaknya mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat Rp 3,5 miliar untuk membangun seluruh jamban itu.

“Jadi per rumah menerima bantuan Rp 10 juta,” tutur Muyono.

Secara umum, Muyono menyebut, masih ada sekitar 24 persen warga Trenggalek yang belum punya sarana sanitasi yang sehat.

“Kami berharap secara bertahap semua bisa terlayani dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan. Karena tiap tahun kami mengusulkan ke pusat,” ucap dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...