Minggu
06 September 2026 | 8 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Terbaru, Ahok-Djarot Masih Ungguli Paslon Lainnya

pdip-jatim-pendukung-ahok-djarot

JAKARTA – Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) masih mengungguli pasangan calon (paslon) lainnya.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis Jumat (10/2/2017) kemarin, Ahok-Djarot berada di posisi teratas, disusul pasangan Anies-Sandi, serta Agus-Sylvi di nomor buncit.

Rincinya, Ahok-Djarot meraih dukungan 39,04 persen dari responden, disusul pasangan Anies-Sandi 35,36 persen, dan Agus-Sylvi hanya meraih dukungan dari 19,45 persen. Sedangkan responden yang belum menentukan pilihan atau merahasiakan pilihannya mencapai 6,15 persen.

Survei dilakukan pada 2-8 Februari 2017 dengan mewawancarai 621 responden. Penentuan responden dilakukan berdasarkan metode stratified systematic random sampling dengan margin of error plus-minus 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca: Elektabilitas Ahok-Djarot Makin Meyakinkan

Menyikapi hasil survei Indikator Politik Indonesia, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Maruarar Sirait mengatakan, pasangan Ahok-Djarot merupakan pemimpin yang bekerja setulus hati untuk kesejahteraan rakyat Jakarta.

Di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot, sebut Maruarar, rakyat merasa nyaman. Kehadiran keduanya, seakan dirindukan dan dicintai warganya.

Menurut pria yang akrab disapa Ara, apa yang disampai di atas telah terkonfirmasi langsung oleh hasil temuan survei Indikator.

Baca juga: Arus Bawah Ingin Ahok-Djarot Lanjutkan Kepemimpinan di Jakarta

Berdasarkan survei, Ahok- Djarot merupakan calon gubernur yang memiliki dukungan cukup besar dari warga Jakarta yang tingkat pendidikannya rendah, pekerja kasar sampai pengangguran.

Paslon nomor 2 ini mendapatkan dukungan yang besar dari warga yang tingkat pendidikannya hanya sekolah dasar (SD).

“Dari kelompok masyarakat tingkat pendidikan SD, pasangan Ahok-Djarot mendapat dukungan sebesar 38,3 persen. Disusul Anies-Sandi 28,0 persen dan Agus-Sylvi 24,7 persen,” kata Maruarar.

Pasangan Ahok-Djarot, tambah Ara, juga mendapat dukungan besar dari warga yang berprofesi sebagai buruh, pekerja kasar sampai warga yang masih menganggur sebesar 41,1 persen.

“Disusul paslon no.3 sebesar 33,6 persen dan paslon no. 1 sebesar 13, 9 persen,” imbuhnya.

Bagi Ara hasil temuan survei di atas menunjukkan bahwa pasangan Ahok-Djarot sosok pemimpin yang sungguh-sungguh memperhatikan rakyat kecil. Sehingga kehadirannya sangat dirindukan untuk menjadi solusi bagi segudang permasalahan yang mereka hadapi.

“Dari hasil survei ini menunjukan pasangan Ahok-Djarot pemimpin yang berpihak kepada rakyat kecil. Mereka bisa merasakan kerja nyata Ahok. Karena rakyat kecil memilih karena mereka merasakan kerja Ahok,” ujar dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...