Kamis
16 Juli 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sugeng Berharap Pemkab Mojokerto Memberikan Insentif pada Pelaku UMKM dan Peternak

PDIP-Jatim-Sugeng-13092021

MOJOKERTO – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Sugeng Hadi Pramono, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk memperhatikan pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

Ia meminta agar bupati dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk turun langsung memberikan insentif pada pelaku UMKM. Menurutnya, sampai hari ini pihaknya belum mendapat jawaban dari eksekutif tentang usulan pemberian insentif tersebut.

“Pemkab harus turun langsung untuk memberikan insentif pada pelaku-pelaku usaha, khususnya UMKM melalui OPD terkait. Kami ingin seperti daerah-daerah lain,” ujar Sugeng, Senin (13/9/2021).

“Kami sudah mendorong kepala dinas terkait, yaitu dinas koperasi dan UMKM juga dinas perdagangan, untuk memberikan insentif, baik itu insentif permodalan, termasuk pajak yang bidangnya Bapenda,” tambahnya.

Tak hanya sektor UMKM yang menjadi perhatian politisi PDI Perjuangan ini, akan tetapi juga sektor peternakan dan perikanan. Menurutnya, tidak hanya UMKM yang terdampak melainkan peternak juga sangat terdampak Covid-19, apalagi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terus diberlakukan.

“Di sektor peternakan juga, kami sudah ke dinas peternakan. Kami meminta untuk memberikan bantuan pada kelompok masyarakat peternak, karena mereka juga terdampak; mulai dari peternak ayam, peternak sapi, ikan dan lainnya. Kami harap di tahun 2022, akan banyak memberikan bantuan pada kelompok-kelompok itu,” harap Sugeng.

Wakabid Kaderisasi dan Ideologi PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, sudah banyak menerima keluhan dari masyarakat, bahkan saat ini mengunjungi salah satu pasar milik Pemkab Mojokerto ia disambati beberapa hal; mulai dari pembatasan jam operasi, juga PJU yang dimatikan sejak PPKM level 4 diberlakukan.

“Kemarin kami juga kunjungan ke pasar milik Pemkab Mojokerto. Mereka (pedagang) mengeluh kami jualannya sudah dibatasi jam. Lampunya juga dimatikan. Nah, sekarang kita di level 3. Alhamdulillah, pemkab sudah merespon, sehingga lampunya tidak dimatikan lagi. Ekonomi sudah bergerak, tapi kami juga berharap prokes itu tetap diperhatikan, sehingga UMKM kita yang jumlahnya ribuan itu juga bisa bergerak,” jelasnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...