Selasa
15 September 2026 | 10 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sudah Sebulan Bersarung Batik Produk UMKM, Ini Alasan Diana Sasa

pdip-jatim-230201-dav-sarungan-1

MAGETAN – Outfit, menjadi bagian yang penting dari strategi personal branding politisi, terutama di tahun politik jelang Pemilu 2024 seperti saat ini.

Sejumlah politisi di Magetan, telah memiliki gaya khasnya terkait busana. Dan, busana ini diakui menjadi bagian dari strategi personal branding.

“Saya sudah sebulanan ini pakai sarung terus. Dan, pilih sarung batik. Saya memang suka batik. Indonesia banget gitu rasanya. Punya kepribadian yang khas,” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Sasa di Magetan, Rabu (1/2/2023).

Dia bercerita, setelah gonta-ganti gaya busana, sarung batik dipilih. Katanya, lebih nyaman bergerak ketimbang mengenakan kain lilit. Oufit dengan bawahan sarung batik, bisa untuk segala acara, kecuali olahraga.

“Kalau agenda blusukan, gak pernah salah kostum jadinya. Enaknya, kalau pas posisi kaki kurang sopan, gak keliatan. Kan ketutupan kakinya,” ujarnya.

“Saya masalah betul soal posisi kaki itu, karena saya ini orang jalanan, seniman, kadang manner kurang oke di hadapan para pinisepuh atau acara formal,” sambung dia sembari tertawa.

Menurut Diana Sasa, dalam strategi personal branding, outfit itu penting karena akan membuat seseorang mudah diingat dari penampilannya yang khas.

“Obama, Jokowi bajunya apa yang khas, putih, kan. Sujiwo Tejo, Sarung dan topinya. Pak Prabowo, baju tactical coklat,” sebutnya.

Tak hanya itu, tambah Sasa, outfit juga menunjukkan karakter dan pilihan keberpihakan kepada kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Saya pakai batik ya tentu saya cenderung pro produk lokal. Saya pakai tas kulit produksi Magetan. Sepatu saya beda warna kanan kiri. Itu bukan sekadar mau nyleneh tapi beda warna sepatu itu kampanye menghargai perbedaan manusia, human diversity campaign,” jelas Sasa.

Alumnus Unesa ini mengaku sering juga mengenakan outfit untuk membantu promosi produk lokal Magetan.

Dia mempromosikan produk lokal Magetan dengan membeli dan memakainya sejak pandemi Covid-19. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...