Sabtu
11 Juli 2026 | 8 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

pdip jatim 260610 stadion kediri 1

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tahap ketiga. Fokus pekerjaan tahun 2026 adalah pemasangan atap stadion yang ditargetkan rampung pada November mendatang.

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp57 miliar pada 2026. Pada tahap ketiga pembangunan ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan atap stadion yang ditargetkan rampung pada akhir November mendatang.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito mengatakan, penyelesaian atap menjadi pekerjaan utama dalam lanjutan proyek stadion yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan tersebut.

“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini, 70 persen pada pekerjaan pemasangan atap. Pemasangan atap kita selesaikan di 2026,” kata Mas Dhito saat meninjau pembangunan Stadion GDJ, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan kontrak kerja, pelaksanaan pembangunan tahap ketiga berlangsung selama 180 hari kalender, terhitung mulai 3 Juni hingga 29 November 2026.

Selain pemasangan atap, pekerjaan lanjutan juga mencakup pengembangan kawasan stadion (site development), termasuk pembangunan akses jalan bagi suporter.

Mas Dhito mengungkapkan, pemerintah daerah memiliki harapan agar Stadion Gelora Daha Jayati dapat mulai difungsikan pada 2027 meskipun proses pembangunan secara keseluruhan masih berlanjut.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Kediri berencana berkonsultasi dengan PSSI guna mengetahui standar minimal yang harus dipenuhi agar stadion dapat digunakan sementara sebelum seluruh pekerjaan selesai.

“Kita akan konsultasi dengan konsultan dari PSSI, kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 kita masih berlanjut,” ujarnya.

Menurut Mas Dhito, pembangunan stadion harus berjalan sesuai aturan dan terbebas dari potensi maladministrasi. Karena itu, setiap tahapan proyek dilakukan dengan pendampingan dari aparat penegak hukum serta supervisi lembaga pengawas.

“Karena apa pun step by step yang kita lakukan, kita konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan maladministrasi,” tegasnya.

Pemkab Kediri diketahui menggandeng Kejaksaan Tinggi untuk pendampingan hukum dan meminta supervisi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan transparan dan akuntabel.

Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati sendiri merupakan proyek multiyears yang dimulai sejak 2023. Tahap keempat pembangunan dijadwalkan berlangsung pada 2027 dengan lingkup pekerjaan meliputi pembangunan jalan kawasan stadion, pemasangan sistem penerangan, pekerjaan arsitektur, hingga pemasangan sekitar 10 ribu kursi penonton.

Keberadaan stadion tersebut diharapkan menjadi fasilitas olahraga representatif bagi masyarakat Kabupaten Kediri sekaligus mendukung pengembangan sepak bola dan kegiatan olahraga lainnya di daerah.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Pemkab Kediri optimistis Stadion Gelora Daha Jayati dapat menjadi salah satu infrastruktur olahraga strategis yang mampu menunjang aktivitas olahraga dan event berskala lebih besar di masa mendatang. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah Desak Pemerintah Segera Cairkan DBH Rp132 Triliun untuk Ringankan Tekanan Fiskal Daerah

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendesak pemerintah segera mencairkan dana bagi hasil kurang salur Rp132 triliun ...
KRONIK

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, Hj. Ansari Desak Penuntasan Hukum

PAMEKASAN – Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, mendapat perhatian dari ...
KRONIK

Rumah Baca Bringinan Ponorogo, 11 Tahun Memberdayakan Masyarakat

PONOROGO – Kebiasaan menyisihkan uang receh sejak usia dini terus dipertahankan di Desa Bringinan, Kecamatan ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Gandeng Mahasiswa UGM Galakkan Program Tanam Kopi

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pengaturan Fasilitasi Reses Diperjelas

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta pengaturan fasilitasi reses dalam Raperda dirumuskan lebih jelas agar ...
KOLOM

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada ...