Selasa
15 September 2026 | 2 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Wasbang, Pak Radji Ajak Perangkat Desa Semen Jadi Ujung Tombak Penjaga Keutuhan NKRI

Picsart_22-11-05_10-52-05-173_copy_900x506

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, Drs Soeradji, MM menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) di Desa Semen, Kecamatan Paron, Jumat (4/11/2022) malam.

Di hadapan puluhan peserta terdiri dari warga dan perangkat drsa setenoat, legislator Banteng yang kerap disapa Pak Radji tersebut membeberkan secara gamblang wawasan kebangsaan.

Diantaranya tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta keutuhan NKRI. Namun yang menjadi titik poin penekanan, Pak Radji mengajak para perangkat desa Semen untuk jadi ujung tombak penjaga keutuhan NKRI.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan. Para perangkat desa, yang notabene sebagai pamong masyarakatnya dinilai bisa berperan lebih untuk menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI.

“Sosialisasi wawasan kebangsaan ini dikandung maksud, mengingatkan kembali supaya perangkat desa ini sebagai ujung tombak, bisa memberikan wawasan kepada masyarakatnya untuk tetap menjaga keutuhan NKRI,” kata Pak Radji kepada pdiperjuangan-jatim.com, seusai memaparkan materi.

Pak Radji menyampaikan, upaya menjaga keutuhan NKRI bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Seperti dengan menggalakan kembali tradisi gotong royong di masyarakat.

Dengan gotong royong menjadi tradisi laku hidup masyarakat, maka kerukunan antar warga akan tercapai. Dengan begitu, kedamaian akan tercipta, hingga kesejahteraan warga pun terwujud.

“Kalau kita sudah kompak, sudah menyatu, khususnya di Desa Semen, maka warga masyarakatnya akan tetap teguh dengan dasar negara, Pancasila dan UUD 1945,” kata Pak Radji.

“Perangkat Desa nanti diharapkan bisa menyampaikan kepada masyarakatnya, untuk hidup rukun dan bersatu,” imbuh Kepala Badan Kebudayan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Ngawi tersebut.

Perlu diketahui, Desa Semen di Kecamatan Paron merupakan salah satu kandang Banteng di Kabupaten Ngawi.

Di samping itu, Desa Semen juga dikenal sebagai kawasan yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Hal itu dapat dilihat dari kondisi masyarakatnya yang cukup heterogen, namun nihil gesekan horizontal.

“Masyarakat Desa Semen ini luar biasa. Walaupun jumlah penduduknya hampir 10 ribu, tapi tetap kompak. Gotong royong baik, kerukunan juga baik. Walaupun ada masyarakat yang berbeda suku bangsa dan agamanya, tetapi tetap kompak.”

“Terbukti tidak pernah ada konflik horizontal. Sebab sudah memahami wawasan kebangsaan dengan baik,” papar Drs. Soeradji, M.M anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...