BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparamita, terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi BUMN sebagai salah satu pilar pemulihan ekonomi nasional. Salah upaya tersebut dilakukan Sonny dengan menggelar agenda sosialisasi “Peran BUMN Untuk Pemberdayaan Ummat”, Sabtu (08/01/2022).
Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan di Universitas 17 Agustus Banyuwangi, dengan diikuti seratus orang, terdiri atas mahasiswa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam materinya, politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, bahwa yang menjadi fokus BUMN dalam mewujudkan kesejahteraan ummat, di antaranya, adalah dalam bidang pendidikan, lingkungan, dan UMKM. BUMN hadir dengan berbagai program, baik program bantuan langsung, kewirausahaan, maupun pemberdayaan masyarakat.
“BUMN merupakan salah satu mitra kerja komisi VI DPR RI yang memiliki potensi sepertiga ekonomi nasional. Dengan melihat hal tersebut, BUMN tentu sangat berperan penting dalam proses pemberdayaan bagi ummat, di antaranya, dalam sektor pendidikan, lingkungan, dan UMKM,” ujar Sonny.
Legislator kelahiran Kota Gandrung itu menjelaskan, saat ini seluruh bangsa sedang menghadapi tantangan perekonomian 4.0 yang telah mengubah perilaku ekonomi, terutama peningkatan ekonomi digital (shifting economy). Sebagai bentuk respon positif atas perubahan perilaku ekonomi itu, Kementerian BUMN menghadirkan Program Pasar Digital (PADI) UMKM yang membawa angin segar bagi para pelaku UMKM. Karena program PADI UMKM mewajibkan BUMN-BUMN untuk mengutamakan pengadaan barang dan jasa melalui sinergi dengan UMKM.
“Saya berharap BUMN meningkatkan kolaborasi dengan UMKM dalam berbagai program, misalnya Program PADI (Pasar Digital) UMKM. Karena kolaborasi tersebut dapat membantu UMKM untuk bangkit. Tentunya teman-teman pelaku UMKM harus konsisten menjaga kualitas produknya supaya sesuai dengan kriteria yang diminati pasar/ BUMN,” jelas Sonny.
Lebih lanjut, Sonny menuturkan, jika kemitraan BUMN dengan UMKM bukan hanya pada aspek pembiayaan melalui pinjaman dengan bunga rendah, melainkan juga pembinaan sumber daya manusia (SDM) maupun peningkatan kapasitas bisnis UMKM. Program kemitraan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan BUMN.
Sementara itu, Zaenuddin Imam, SE. MSA, Dekan Fakultas Ekonomi Untag Banyuwangi, yang turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisai tersebut, mengatakan, sebagai insan dari kalangan akademisi, dirinya sangat merasakan manfaat BUMN, terutama dalam menunjang aktivitas pendidikan; dampak peran BUMN itu pun bisa dibuktikan langsung dari beberapa program BUMN yang telah memberi dukungan kepada kampus Untag Banyuwangi dalam pemenuhan sarana dan prasarana penunjang akademik.
“Kampus Untag Banyuwangi telah banyak mendapatkan perhatian dari BUMN. Dengan adanya bantuan fasilitas penunjang pendidikan tersebut, tentu saja Untag Banyuwangi mendapatkan peningkatan kepercayaan dari masyarakat. Sehingga kita menjadi lebih percaya diri untuk hadir sebagai lembaga yang berkontribusi di dunia pendidikan,” ungkapnya. (ryo/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













