Jumat
04 September 2026 | 2 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Silaturrahim dengan Dewan Pendidikan, Bupati Fauzi: Pendidikan Harus Bersih

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-13042022

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menggelar silaturrahim dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep di Mandiyoso Keraton Sumenep, Rabu (13/4/2022). Silaturrahim yang berlangsung santai tersebut membahas beberapa agenda dan persoalan krusial dunia pendidikan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mulyadi, mengatakan, silaturrahim tersebut merupakan agenda rutin tiga bulanan antara dewan pendidikan dan Bupati Sumenep. Menurutnya, dewan pendidikan perlu menyampaikan temuan-temuan perihal persoalan pendidikan di lapangan.

“Kita diskusi, sharing pendapat tentang dinamika pendidikan, terutama pentingnya big data dunia pendidikan,” ujarnya.

Mulyadi juga menjelaskan, revolusi digital harus diimbangi oleh terobosan dan kerja-kerja stakeholder pendidikan yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif.

“Kita juga sampaikan, stakeholder pendidikan, dari dinas sampai sekolah, harus memperhatikan narasi kemajuan hari ini. Jangan sampai ketinggalan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Fauzi menegaskan komitmennnya untuk memajukan pendidikan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM). Ia menegaskan, dirinya akan terus mendorong insan pendidikan untuk lebih profesional.

“Dengan ‘Bismillah Melayani’, saya inginkan peningkatan SDM dalam hal profesionalisme. Saya ingin stakeholder pendidikan lebih modern, dari atas sampai bawah, dari dinas sampai sekolah,” ujar Bupati Sumenep.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya perbaikan mental dalam dunia pendidikan. Ia mendorong semua pihak, terutama dewan pendidikan, untuk bersama-sama memperbaiki mental para pendidik.

“Saya juga tekankan, mental orang-orang di dunia pendidikan harus kuat. Harus bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Internal dinas pendidikan harus bersih dari KKN,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga berharap, dengan mental yang kuat dan bersih, tidak ada lagi pungli atau praktik transaksional dalam pengisian jabatan.

“Saya ingin internal dinas pendidikan harus bersih. Para pengambil kebijakan harus memberikan contoh bersih dulu, sebelum mendorong yang lain bersih,” terangnya.

Sistem pengawasan, lanjut Bupati Fauzi, juga harus optimal. Hal tersebut berkaitan dengan kinerja para kepala sekolah dan guru yang menjadi ujung tombak pendidikan. Karena itu, ke depan, ia berharap kerja sama dan sinergi dewan pendidikan dan dinas pendidikan mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...