Selasa
21 Juli 2026 | 12 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Silaturrahim dengan Dewan Pendidikan, Bupati Fauzi: Pendidikan Harus Bersih

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-13042022

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menggelar silaturrahim dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep di Mandiyoso Keraton Sumenep, Rabu (13/4/2022). Silaturrahim yang berlangsung santai tersebut membahas beberapa agenda dan persoalan krusial dunia pendidikan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mulyadi, mengatakan, silaturrahim tersebut merupakan agenda rutin tiga bulanan antara dewan pendidikan dan Bupati Sumenep. Menurutnya, dewan pendidikan perlu menyampaikan temuan-temuan perihal persoalan pendidikan di lapangan.

“Kita diskusi, sharing pendapat tentang dinamika pendidikan, terutama pentingnya big data dunia pendidikan,” ujarnya.

Mulyadi juga menjelaskan, revolusi digital harus diimbangi oleh terobosan dan kerja-kerja stakeholder pendidikan yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif.

“Kita juga sampaikan, stakeholder pendidikan, dari dinas sampai sekolah, harus memperhatikan narasi kemajuan hari ini. Jangan sampai ketinggalan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Fauzi menegaskan komitmennnya untuk memajukan pendidikan melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM). Ia menegaskan, dirinya akan terus mendorong insan pendidikan untuk lebih profesional.

“Dengan ‘Bismillah Melayani’, saya inginkan peningkatan SDM dalam hal profesionalisme. Saya ingin stakeholder pendidikan lebih modern, dari atas sampai bawah, dari dinas sampai sekolah,” ujar Bupati Sumenep.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya perbaikan mental dalam dunia pendidikan. Ia mendorong semua pihak, terutama dewan pendidikan, untuk bersama-sama memperbaiki mental para pendidik.

“Saya juga tekankan, mental orang-orang di dunia pendidikan harus kuat. Harus bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Internal dinas pendidikan harus bersih dari KKN,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga berharap, dengan mental yang kuat dan bersih, tidak ada lagi pungli atau praktik transaksional dalam pengisian jabatan.

“Saya ingin internal dinas pendidikan harus bersih. Para pengambil kebijakan harus memberikan contoh bersih dulu, sebelum mendorong yang lain bersih,” terangnya.

Sistem pengawasan, lanjut Bupati Fauzi, juga harus optimal. Hal tersebut berkaitan dengan kinerja para kepala sekolah dan guru yang menjadi ujung tombak pendidikan. Karena itu, ke depan, ia berharap kerja sama dan sinergi dewan pendidikan dan dinas pendidikan mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...