Kamis
16 Juli 2026 | 6 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sidak Komisi D DPRD Surabaya, Tiga Puskesmas 24 Jam Ditemukan Tutup

pdip-jatim-250227-arjuna-riski

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah puskesmas pada Selasa (25/2/2025) malam. Hasilnya, tiga puskesmas ditemukan dalam kondisi tertutup, yakni Puskesmas Sidotopo Wetan, Ketabang, dan Peneleh.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizky Dwi Krisnayana mengatakan sidak digelar sebagai tidak lanjut pertemuan komisinya dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Senin (24/2/2025).

Dalam hearing, Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina mengatakan kalau semua puskesmas telah beroperasi selama 24 jam.

Sehingga dapat melayani pasien dengan maksimal, termasuk pasien BPJS Kesehatan. Khususnya menangani 114 penyakit, yang harus ditangani faskes pertama.

Namun pada kenyataan di lapangan, belum semua puskesmas melayani masyarakat 24 jam dengan maksimal. Misalnya puskesmas Sidotopo Wetan, saat pihaknya datang, ada dua tenaga kesehatan (nakes) yang berjaga.

Meski begitu, puskesmas dalam kondisdpri tertutup. Pintu pagar tertutup rapat dan semua lampu gedung dimatikan.

“Lalu di depan tidak ada papan pemberitahuan terkait informasi layanan buka 24 jam. Jadi percuma, walaupun ada nakes yang berjaga tapi warga nggak tahu kalau puskesmas masih buka,” kata Arjuna di ruang rapat Komisi D DPRD Surabaya, Rabu (26/2/2025).

Kemudian pihaknya menilai petugas yang berjaga belum maksimal. Yakni petugas pendaftaran dilakukan oleh driver ambulans.

Sehingga otomatis, jika ada panggilan penanganan medis di luar, maka secara otomatis layanan pendaftaran tidak dapat ditangani.

“Begitu juga yang terjadi di Puskesmas Peneleh. Kondisinya sama seperti dengan Puskesmas Sidotopo Wetan,” ujarnya.

Berbeda dengan Puskesmas Ketabang. Tidak ada nakes yang stanby 24 jam.

Yang ada hanya petugas jaga. Yakni pelayanan medis diberikan melalui on call, jika ada masyarakat yang datang.

“Ini menjadi catatan penting buat pemkot ya. Segera OPD yang bersangkutan akan kembali kami panggil,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...