Minggu
31 Mei 2026 | 7 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sidak Komisi D DPRD Surabaya, Tiga Puskesmas 24 Jam Ditemukan Tutup

pdip-jatim-250227-arjuna-riski

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah puskesmas pada Selasa (25/2/2025) malam. Hasilnya, tiga puskesmas ditemukan dalam kondisi tertutup, yakni Puskesmas Sidotopo Wetan, Ketabang, dan Peneleh.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizky Dwi Krisnayana mengatakan sidak digelar sebagai tidak lanjut pertemuan komisinya dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Senin (24/2/2025).

Dalam hearing, Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina mengatakan kalau semua puskesmas telah beroperasi selama 24 jam.

Sehingga dapat melayani pasien dengan maksimal, termasuk pasien BPJS Kesehatan. Khususnya menangani 114 penyakit, yang harus ditangani faskes pertama.

Namun pada kenyataan di lapangan, belum semua puskesmas melayani masyarakat 24 jam dengan maksimal. Misalnya puskesmas Sidotopo Wetan, saat pihaknya datang, ada dua tenaga kesehatan (nakes) yang berjaga.

Meski begitu, puskesmas dalam kondisdpri tertutup. Pintu pagar tertutup rapat dan semua lampu gedung dimatikan.

“Lalu di depan tidak ada papan pemberitahuan terkait informasi layanan buka 24 jam. Jadi percuma, walaupun ada nakes yang berjaga tapi warga nggak tahu kalau puskesmas masih buka,” kata Arjuna di ruang rapat Komisi D DPRD Surabaya, Rabu (26/2/2025).

Kemudian pihaknya menilai petugas yang berjaga belum maksimal. Yakni petugas pendaftaran dilakukan oleh driver ambulans.

Sehingga otomatis, jika ada panggilan penanganan medis di luar, maka secara otomatis layanan pendaftaran tidak dapat ditangani.

“Begitu juga yang terjadi di Puskesmas Peneleh. Kondisinya sama seperti dengan Puskesmas Sidotopo Wetan,” ujarnya.

Berbeda dengan Puskesmas Ketabang. Tidak ada nakes yang stanby 24 jam.

Yang ada hanya petugas jaga. Yakni pelayanan medis diberikan melalui on call, jika ada masyarakat yang datang.

“Ini menjadi catatan penting buat pemkot ya. Segera OPD yang bersangkutan akan kembali kami panggil,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Peringati BBK, DPC PDIP Jember Pilih Bersihkan Sungai dan Gelar 1 Juta Selawat

DPC PDI Perjuangan Jember memperingati Bulan Bung Karno dengan aksi bersih sungai dan gerakan 1 Juta Selawat untuk ...
KABAR CABANG

Deni Wicaksono Ingatkan Kader Hadapi Pertarungan Politik Digital 2029

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan kader menghadapi pertarungan politik digital ...
KRONIK

DPD PDIP Jatim Perkuat Ideologi, Kaderisasi Masif Segera Digelar di Seluruh Jawa Timur

PONOROGO – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan segera melaksanakan program kaderisasi secara masif bagi seluruh ...
KABAR CABANG

PAC Se-Sidoarjo Tanam Bibit Sukun di 18 Kecamatan, Sambut Harlah Pancasila dan Bulan Bung Karno

SIDOARJO – Kader-kader PAC di berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi tanam bibit pohon sukun di ...
HEADLINE

Pengurus PAC Se-Tuban Dilantik, Dapat Tugas Perdana Tanam Bibit Sukun

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur melantik jajaran kepengurusan PAC se-Kabupaten Tuban ...
KABAR CABANG

Perpaduan Budaya dan Modern Dance Warnai Pelantikan PAC PDIP Kota Kediri

Penampilan Tari Cakrawala Nusantara karya putri-putri kader PDI Perjuangan membuka pelantikan PAC se-Kota Kediri. ...