Senin
27 Juli 2026 | 12 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seleksi Banteng FC U-17, Sonny Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Muda Lebih Terarah dan Berjenjang

PDIP-Jatim-Sonny-02032026

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menegaskan pentingnya pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan dan profesional guna melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari daerah.

Hal tersebut disampaikan Sonny saat menghadiri seleksi terbuka skuad Banteng Jatim FC U-17 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, pada Sabtu (28/2/2026) malam.

Menurut Sonny, antusiasme ratusan peserta yang mengikuti seleksi menjadi bukti, potensi sepak bola di daerah sangat besar. Namun, potensi tersebut harus diiringi dengan sistem pembinaan yang jelas dan konsisten.

BACA JUGA: Siap Pertahankan Gelar Soekarno Cup, Banteng Jatim FC U-17 Mulai Gelar Seleksi Terbuka

“Talenta muda kita banyak. Tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara serius, berjenjang dan profesional. Jangan hanya semangat sesaat,” ujarnya.

Ia menilai ajang seleksi terbuka seperti ini menjadi ruang penting bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan tanpa sekat dan tanpa praktik titipan. Proses yang objektif, kata Sonny, akan melahirkan pemain yang benar-benar siap bersaing di level lebih tinggi.

Sonny juga menyampaikan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter. Disiplin, kerja keras dan sportivitas adalah nilai-nilai yang terbentuk melalui proses latihan dan kompetisi.

BACA JUGA: Sebanyak 216 Pemain Muda Mengikuti Seleksi Skuad Banteng Jatim FC U-17 di Banyuwangi

“Sepak bola mengajarkan kerja tim, mental bertanding, dan daya juang. Ini bagian dari investasi sumber daya manusia,” terangnya.

Ia berharap, melalui persiapan menuju Soekarno Cup 2026, Jawa Timur mampu kembali menunjukkan dominasinya sekaligus membuka jalan bagi pemain muda untuk meniti karier di tingkat nasional bahkan profesional.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, klub, pelatih dan stakeholder olahraga agar pembinaan tidak berhenti pada ajang turnamen semata, melainkan terus berlanjut pada pengembangan jangka panjang.

“Kalau kita serius membangun dari usia muda, saya optimistis akan lahir pemain-pemain hebat dari Banyuwangi dan daerah lain di Jawa Timur,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...
KABAR CABANG

Saksi Hidup Kudatuli Trenggalek: Jual Emas dan Mesin Diesel Demi Bela Megawati di Jakarta

TRENGGALEK – Bagi para kader PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Tragedi ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Peringatan Kudatuli Harus Perkuat Komitmen Kader Merawat Demokrasi

BLITAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menegaskan peringatan 27 Juli atau Kudatuli tidak boleh ...