Rabu
22 Juli 2026 | 9 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Parenting Dapat Sambutan Luar Biasa, Bupati Ipuk: Pendidikan Karakter Sesuai Zaman

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-06062024

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat) yang memfasilitasi sekolah parenting untuk orang tua. Program itu mendapat sambutan positif dari para wali murid.

Hal itu terlihat saat Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melaksanakan program Bupati Ngantor di Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Senin (3/6/2024). Puluhan orang tua yang berkumpul di SDN 1 Gendoh mengikuti kelas parenting yang disampaikan oleh fasilitator Sobat.

Program Sobat merupakan edukasi parenting untuk orang tua seputar pengetahuan, sikap maupun ketrampilan, sehingga pendidikan dan pengasuhan anak di rumah bisa selaras dan saling menguatkan dengan di sekolah.

Dalam program itu, Banyuwangi menyediakan 588 fasilitator berpengalaman yang terdiri atas psikolog dan guru yang sudah mengikuti pelatihan parenting. Program itu berlangsung selama empat bulan untuk setiap angkatan, dan mendapat sertifikat.

Bupati Ipuk mengatakan, pendidikan karakter pada anak harus sesuai dengan zamanya, harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan anak setempat sehingga lebih efektif.

“Hal ini sesuai dengan pesan Ali Bin Abu Thalib. Didiklah anak sesuai dengan zamannya karena mereka hidup pada zamannya, bukan pada zamanmu,” ujar Bupati Ipuk.

Ditambahkan dia, karakter anak saat ini sangat beda dengan jaman saat kita menjadi orang tua sekarang. Dimana tantangan di era digital ini sangat besar pengaruhnya.

“Orangtua harus membekali anaknya dengan karakter yang baik, termasuk ilmu agama yang kokoh agar anak tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif,” tutup Ipuk.

“Alhamdulillah, sangat bermanfaat untuk kita semua. Banyak hal yang dulu diajarkan semasa kita kecil, ternyata kini berbeda dengan yang harus kita perlakukan ke anak kita,” ujar Moh. Shodiqin, salah satu ayah peserta Sobat kepada Bupati Ipuk yang meninjau pelaksanaannya.

Dia mengaku selama ini sering banyak menuntut terkait prestasi ke anaknya tanpa melihat potensi anaknya. “Ternyata ini tidak pas, harus lihat potensinya dulu. Justru kita yang harus jeli, apa yang bisa dikembangkan dari anak kita,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Heni, yang memiliki putra usia TK. “Saya suka sebel dan marah kalau anak saya tanya terus. Ternyata ini salah, justru banyak tanya ini memacu daya kritisnya. Banyak hal yang bisa saya pelajari di sini,” jelasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...