Senin
14 September 2026 | 10 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Program Kartu Baru Jokowi Lahir dari Kebiasaan Blusukan

pdip-jatim-jokowi-blusukan-pasar-bandung
Presiden Joko Widodo saat blusukan di sebuah pasar tradisional di Bandung, beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, program kartu baru Presiden Joko Widodo lahir dari kebiasaan blusukan Jokowi. Dari blusukan itu, kata Hasto, Jokowi bisa mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Blusukan Pak Jokowi menjadi jembatan terbaik bagi hadirnya program kerakyatan. Dengan demikian seluruh kartu program unggulan tersebut hasil dari dambaan rakyat yang dijawab dengan baik oleh Presiden Jokowi,” kata Hasto, Rabu (27/2/2019).

Kartu baru yang dimaksud adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP)-Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-kerja. Hasto mengatakan, program tiga kartu tersebut merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Program Baru Jokowi, Kartu Sembako Murah, KIP Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja

“Sembako, pendidikan hingga kuliah, kesehatan, kesejahteraan ibu-ibu rumah tangga, stabilitas harga pangan melalui kartu sembago, hingga pekerjaan yang layak, dijamin oleh Jokowi dan negara benar-benar hadir,” jelas Hasto.

Menurut Hasto, program Jokowi ini berbeda dengan yang ditawarkan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini menyebut, program Prabowo-Sandiaga hanya retorika. Menurut dia hal ini karena program tersebut tidak dibuat atas dasar aspirasi masyarakat.

“Pak Jokowi dan Pak Kiai Maruf Amin yang berasal dari rakyat, melahirkan kebijakan yang lebih membumi, dibandingkan pasangan Prabowo-Sandiaga. Apalagi, tim kampanye yang sebagian besar dari kalangan elit kekuasaan,” ujarnya.

“Program Prabowo-Sandi juga tidak terlepas dari tim kampanyenya. Sosok seperti Amien Rais, Fadli Zon, Neno Warisman, Sudirman Said, Tommy Suharto, Ratna Sarumpaet dan lain yang merupakan die-hard Prabowo, praktis tidak memiliki pengalaman sekomplet Pak Jokowi,” tambah Hasto.

Pihaknya pun menginstruksikan kepada seluruh anggota dan struktur PDIP, seluruh caleg dan anggota legislatif, juga seluruh kepala dan wakil kepala daerah, untuk menyosialisasikan program unggulan Jokowi-KH Maruf Amin tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...
KRONIK

Lewat PKDI Cup 2026, Bupati Lukman Berharap Kades Makin Solid Dorong Kemajuan Desa

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan bahwa olahraga dapat menjadi sarana yang efektif untuk ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Sayur Hortikultura

TULUNGAGUNG – Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memasifkan ...