Kamis
30 Juli 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Program Kartu Baru Jokowi Lahir dari Kebiasaan Blusukan

pdip-jatim-jokowi-blusukan-pasar-bandung
Presiden Joko Widodo saat blusukan di sebuah pasar tradisional di Bandung, beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, program kartu baru Presiden Joko Widodo lahir dari kebiasaan blusukan Jokowi. Dari blusukan itu, kata Hasto, Jokowi bisa mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Blusukan Pak Jokowi menjadi jembatan terbaik bagi hadirnya program kerakyatan. Dengan demikian seluruh kartu program unggulan tersebut hasil dari dambaan rakyat yang dijawab dengan baik oleh Presiden Jokowi,” kata Hasto, Rabu (27/2/2019).

Kartu baru yang dimaksud adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP)-Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-kerja. Hasto mengatakan, program tiga kartu tersebut merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Program Baru Jokowi, Kartu Sembako Murah, KIP Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja

“Sembako, pendidikan hingga kuliah, kesehatan, kesejahteraan ibu-ibu rumah tangga, stabilitas harga pangan melalui kartu sembago, hingga pekerjaan yang layak, dijamin oleh Jokowi dan negara benar-benar hadir,” jelas Hasto.

Menurut Hasto, program Jokowi ini berbeda dengan yang ditawarkan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini menyebut, program Prabowo-Sandiaga hanya retorika. Menurut dia hal ini karena program tersebut tidak dibuat atas dasar aspirasi masyarakat.

“Pak Jokowi dan Pak Kiai Maruf Amin yang berasal dari rakyat, melahirkan kebijakan yang lebih membumi, dibandingkan pasangan Prabowo-Sandiaga. Apalagi, tim kampanye yang sebagian besar dari kalangan elit kekuasaan,” ujarnya.

“Program Prabowo-Sandi juga tidak terlepas dari tim kampanyenya. Sosok seperti Amien Rais, Fadli Zon, Neno Warisman, Sudirman Said, Tommy Suharto, Ratna Sarumpaet dan lain yang merupakan die-hard Prabowo, praktis tidak memiliki pengalaman sekomplet Pak Jokowi,” tambah Hasto.

Pihaknya pun menginstruksikan kepada seluruh anggota dan struktur PDIP, seluruh caleg dan anggota legislatif, juga seluruh kepala dan wakil kepala daerah, untuk menyosialisasikan program unggulan Jokowi-KH Maruf Amin tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...