TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah lingkungan di Pantai Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Selain memberikan bimbingan teknis (bimtek), Erma juga memberikan bantuan alat mesin tempel kapal dan alat produksi mesin tempel pada 4 kelompok usaha bersama nelayan Pantai Sidem.
“Pada Senin, 20 April 2026, saya bersama Dinas Kelautan dan perikanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan bimtek pada nelayan Pantai Sidem,” ujar Erma, Kamis (23/4/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung ini menambahkan, Pantai Sidem dan Popoh dipilih menjadi sasaran program nelayan ramah lingkungan, karena ada 72 kelompok nelayan yang menjadi tumpuan produksi ikan tangkap di Kabupaten Tulungagung.

Program tersebut merupakan hasil serap aspirasi dari permasalahan nelayan Pantai Sidem. Di antaranya, musim, alat tangkap yang mahal dan BBM yang sangat berpengaruh pada hasil tangkap nelayan.
“Sudah menjadi tugas pemerintah untuk membina nelayan, khususnya meningkatkan produksi,” ucapnya.
Erma menegaskan, para nelayan juga sangat berperan dalam menjaga kelestarian pantai dan laut di luar peningkatan produksi ikan tangkap.
Untuk itu, pemilihan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak menggunakan potas yang merusak karang laut adalah hal yang harus dilakukan oleh para nelayan.
“Kami memberikan sosialisasi kepada nelayan agar bersama-sama menjaga alam laut untuk keberlanjutan ekosistem laut dan isinya,” tegas anggota Fraksi PDI Perjuangan itu. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













